Mendongeng, mewarnai dan main puzzle

Nama        : Reni Ferida

NIM            : 1507101130049

Fakultas/Jurusan          : Kedokteran/ Psikologi

Mendongeng, mewarnai dan main puzzle

a. Bidang kegiatan yang dipilih

Dongeng merupakan media yang efektif untuk menanamkan berbagai nilai dan etika kepada anak, bahkan untuk menumbuhkan rasa empati. Dongeng dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan minat baca anak. Melalui dongeng anak bisa memahami hal mana yang perlu ditiru dan yang tidak boleh ditiru.

Mewarnai merupakan salah satu kegiatan yang dapat membantu anak untuk meningkatkan imajinasi serta dapat melatih konsentasi pada anak, ketika anak sedang melakukan kegiatan mewarnai anak tidak mudah teralihkan dan tetap fokus. Aktifitas mewarnai juga dapat meningkatkan kerja otot tangan pada anak. Kemampuan motorik tersebut sangat penting dalam perkembangan anak, seperti halnya mengangkat benda.

Sisi edukasi mainan jenis puzzle berfungsi untuk melatih konsentrasi, ketelitian dan kesabaran, memperkuat daya ingat, mengenalkan anak pada sistem dan konsep hubungan, dengan memilih gambar/bentuk, dapat melatih anak untuk berpikir matematis (menggunakan otak kirinya). Berbagai komponen yang dibutuhkan dalam menyusun puzzle akan membuat anak merasa terdorong untuk menyelesaikan puzzle tersebut.

b. Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai

Maksud dilakukan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kemampuan imajinasi, kosentrasi dan meningkatkan kemampuan motorik dan kognitif pada anak, sehingga dapat membantu tahap perkembangan anak.Tujuannya adalah agar anak usia dini dapat mengembangkan imajinasi menjadi lebih optimal. Adapun sasaran yang diinginkan adalah menjadikan anak memiliki dan dapat mengembangkan imajinasi, kosentrasi dan meningkatkan kemampuan motorik dan kognitif pada anak.

c. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Tabel. Waktu dan tempat pelaksanaan

Hari Tanggal Pukul Tempat
Selasa 31 Juli 2018 16.00-17.30 WIB TPA Desa Atu Kapur
Rabu 1 Agustus 2018 16.00-17.30 WIB
Kamis 2 Agustus 2018 16.00- 17.30 WIB

d. Hasil yang dicapai dan tindak lanjut

Hasil yang di capai yaitu anak-anak terlihat lebih antusias, senang dan dapat mengungkapkan perasaannya dan imajinasi anak tersebut. Namun, ada beberapa anak kendala dalam bermain puzzle dikarenakan belum pernah bermain puzzle. Sehingga membutuhkan waktu cukup lama saat menyelesaikannya.

e. Faktor Pendukung dan Penghambat

Berikut beberapa faktor pendukung kegiatan:

  1. Antusiasme anak-anak
  2. Adanya dukungan dari ustadzah
  3. Adanya dukungan kawan-kawan KKN GL097

 

Berikut beberapa faktor penghambat kegiatan:

1. Anak-anak yang terlalu aktif dan susah di atur

 

Foto Kegiatan

Mendongeng, mewarnai dan main puzzle
kegiatan mewarnai yang dilakukan di Meunasah Atu Kapur

 

IMG_20180804_165644

kegiatan medongeng yang dilakukan Meunasah Atu Kapur

 

 

 

20180730_170709

 

kegiatan bermain puzzle di Meunasah Atu Kapur

 

IMG_20180730_173546

 

foto bersama dengan anak-anak setelah menyelesaikan menyusun puzzle

Sosialisasi Deteksi Perkembangan Anak menggunakan Denver II

Nama          : Reni Ferida

NIM              : 1507101130049

Fakultas/Jurusan          : Fakultas Kedokteran/ Psikologi

 Sosialisasi Deteksi Perkembangan Anak menggunakan Denver II

a. Bidang Kegiatan yang Dipilih

Sosialisasi deteksi perkembangan anak dengan menggunakan Denver II merupakan kegiatan utama yang dipilih untuk masyarakat Desa Atu Kapur. Mengingat banyak anak-anak sehingga diperlukan untuk melihat penyimpangan tumbuh kembang anak secara dini agar lebih mudah di intervensi. Bila penyimpangan terlambat di deteksi, lebih sulit di intervensi dan akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Sehingga diperlukan pemahaman kepada orang tua pentingnya mengetahui perkembangan anak agar dapat meminimalisir terjadinya penyimpangan perkembangan dari lahir sampai usia 6 tahun. Pemahaman akan hal tersebut akan sangat membantu orang tua dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara keseluruhan.

 b. Maksud, Tujuan dan Sasaran yang ingin Dicapai

Maksud dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Atu Kapur terutama untuk ibu-ibu tentang pentingnya mengetahui dan memperhatikan perkembangan anak apakah sudah sesuai dengan usia anak saat ini. Tujuan dari kegiatan ini adalah menilai tingkat perkembangan anak sesuai dengan tugas kelompok umurnya, memonitor dan memantau perkembangan anak yang berisiko terjadi gangguan perkembangan di Desa Atu Kapur. Sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah orang tua yang memiliki anak usia 2 tahun hingga 6 tahun yang ada di Desa Atu Kapur yang masih kurang pengetahuan dan kepedulian mengenai pentingnya pemahaman, pengetahuan, dan dampak dari ketidakpedulian mengenai perkembangan anak.

 c. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

    Tabel. Waktu dan tempat pelaksanaan

Hari Tanggal Pukul Tempat
Selasa 17 Juli 2018 10.00-12.00 WIB Rumah Masyarakat Desa Atu Kapur
Rabu 25 Juli 2018 11.00-12.00 WIB

 d. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Dari kegiatan yang dilaksanakan para orang tua terutama ibu-ibu telah mampu memahami indikator-indikator pencapaian anak pada usia-usia tertentu. Sehingga, para orang tua dapat memilih dan memilah apa saja yang belum dapat dilakukan oleh anak.

e. Faktor Pendukung dan Penghambat

Faktor pendukung dalam melakukan kegiatan ini adalah:

  1. Adanya partisipasi masyarakat Desa Atu Kapur
  2. Adanya bantuan dari aparatur desa untuk memberikan informasi warga yang memiliki anak usia 2 sampai 6 tahun
  3. Bantuan dari rekan KKN kelompok GL 097

   Faktor penghambat dalam melakukan kegiatan ini adalah:

  1. Mayoritas masyarakat yang bekerja sebagai petani membuat terhambatnya pelaksanaan sosialisasi.
  2. Jauhnya jarak antara dusun yang satu dengan dusun yang lainnya sehingga membutuhkan waktun yang lebih lama dalam melakukan sosialisasi.

IMG_20180717_111553 mahasiswa Reni Ferida sedang menjelaskan cara menggunakan Denver II pada orang tua

IMG_20180725_110924proses sosialisasi Denver II kepada orang tua

Pengenalan teknik dasar sepak bola

HBOB4508

OXSU6962

MWTL5329

Pengenalan teknik dasar sepak bola

Seperti yang kita ketahui sepak bola merupakan olahraga yang sangat digemari oleh hampir seluruh kalangan masyarakat. Maksud dari dijalankannya program ini adalah untuk mengajarkan teknik dasar sepak bola kepada anak-anak desa Atu Kapur agar mereka mampu dan juga paham cara bermain sepak bola dengan baik dan benar. Adapun bentuk teknik dasar sepak bola sebagai berikut:

  • Teknik dasar mengoper bola (Passing)
  • Teknik dasar penggiring bola (dribbling)
  • Teknik disar menyundul bola (heading)
  • Teknik dasar menendang bola (kicking)
  • Merampas bola (tacling)
  • Teknik menjaga gawang (goal keeping)

Tujuan dari program ini untuk mengajarkan aturan dalam bermain sepak bola yang sportif,jujur,disiplin dan bertanggung jawab serta bagaimana menjaga kekompakan dalam sebuah team.tujuan lainya adalah untuk memberi didikan kepada anak-anak bahwa bermain sepak bola merupakan salah satu penunjang dalam pertumbuhan seseorang dan kebugaran anak dalam kehidupan sehari-hari. Sasaran yang dituju adalah anak-anak di Desa Atu Kapur.

Kegiatan ini merupakan kegiatan penunjang Haikal Lutfi dan dibantu pula oleh para pemuda di Desa Atu Kapur agar kegiatan berjalan dengan lancar. Kegiatan ini berjalan selama lima hari, dengan jadwal sebagai berikut :

Hari Tanggal Pukul Tempat
Selasa 20 juli 2018 16.30-18.00 WIB Lapangan SDN 1 Pantan Cuaca
Rabu 21 Juli 2018 16.30-18.00 WIB Lapangan  SDN 1 Pantan Cuaca
Kamis  22 Juli 2018 16.30-18.00 WIB Lapangan SDN 1 Pantan Cuaca
sabtu  24 Juli 2018 16.30-18.00 WIB Lapangan SDN 1 Pantan Cuaca
Senin  26 Juli 2018 16.30-18.00 WIB Lapangan SDN 1 Pantan Cuaca

Kegiatan berupa pengenalan teknik dasar sepak bola berjalan dengan lancar. Setelah anak-anak mengikuti program ini, sebagian besar dari mereka telah memahami hampir seluruh teknik yang telah diajarkan sehingga mereka dapat mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Para pemuda di Desa Atu Kapur diharapkan mampu membimbing anak-anak dalam memahami teknik dasar dalam bermain sepak bola.

 JMPR5145

Foto bersama

(Created by : Haikal Lutfi)