Rizkika Fadhilah

WhatsApp Image 2018-08-28 at 9.14.47 PM

1508108010015
Fakultas MIPA
Statistik

Penanggung jawab: Rizkika Fadhillah (FMIPA/Statistika)

a). Kegiatan Utama

  1. Bidang Kegiatan yang Dipilih: Pembuatan Infografis Kependudukan Gampong

Infografis kependudukan memuat piramida penduduk, persentase mata pencaharian dan persentase pendidikan terakhir penduduk Desa Durin.Pembuatan infografis kependudukan Desa Durin bertujuan untuk melihat data komposisi penduduk Desa Durin seperti yang digambarkan dalam piramida penduduk, persentase mata pencaharian dan persentase pendidikan terakhir penduduk. Dengan adanya piramida penduduk maka akan lebih mudah dalam menganalisa keadaan penduduk di Desa Durin, meramalkan keadaan yang berkaitan dengan kependudukan di masa mendatang serta dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan dan pembuatan program yang tepat. Dengan melihat gambar piramida penduduk, diketahui struktur umur penduduk (balita, remaja, dewasa dan lansia) sekaligus melihat potensi tenaga kerja serta mengetahui kebutuhan akan tambahan kesempatan kerja yang harus diciptakan. Selain itu, juga diperoleh data pendidikan terakhir dengan melihat persentase pendidikan terakhir penduduk.

 

  1. Maksud, Tujuan, dan Sasaran Kegiatan

(a).  Maksud dari Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan pembuatan infografis kependudukan desa ini dilaksanakan dengan maksud mempresentasikan kepada Geuchik dan perangkat desa lainnya mengenai jumlah penduduk berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin, persentase mata pencaharian, serta persentase pendidikan terakhir masyarakat Desa Durin. Sehingga Geuchik dan perangkat desa lainnya dapat melihat potensi warga berdasarkan umur dan dapat memprediksi pertumbuhan warga untuk beberapa tahun kedepan.

 

 

 

(b). Tujuan yang Ingin Dicapai dari Kegiatan

Kegiatan pembuatan infografis kependudukan gampong ini dilaksanakan dengan tujuan untuk melihat data komposisi penduduk Desa Durin seperti yang digambarkan dalam piramida penduduk, persentase mata pencaharian dan persentase pendidikan terakhir penduduk. Dengan adanya piramida penduduk maka akan lebih mudah dalam menganalisa keadaan penduduk di Desa Durin, meramalkan keadaan yang berkaitan dengan kependudukan di masa mendatang serta dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan dan pembuatan program yang tepat.

(c). Sasaran yang Ingin Dicapai

Sasaran kegiatan ini adalah para pemangku jabatan seperti perangkat desa Desa Durin yang diharapkan dapat menggunakan hasil interpretasi piramida penduduk yang diperoleh untuk menetapkan kebijakan-kebijakan yang tepat dalam hal kependudukan.

 

  1. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Hasil yang dicapai dalam pembuatan papan infografis kependudukan desa sangat baik dan memuaskan. Pembuatan infografis kependudukan ini dilakukan secara bertahap mulai dari sensus penduduk Desa Durin yang merupakan program kelompok, rekapitulasi data sensus serta analisa data. Analisa data dilakukan dengan mengelompokkan penduduk menurut usia, selanjutnya pembuatan piramida penduduk menggunakan software Microsoft Excel. Setelah pembuatan piramida penduduk, dilanjutkan dengan membuat diagram lingkaran untuk persentase pendidikan terakhir penduduk, begitu pula dengan persentase profesi penduduk Desa Durin dengan menggunakan software yang sama. Tahap selanjutnya yaitu menggabungkan diagram lingkaran dan piramida penduduk menjadi bentuk infografis. Tahap pembuatan (mendesain) infografisdilakukandenganbantuan software corel draw danphotoshop. Hasil infografis ini setelah di cetak diserahkan kepada Geuchik Desa Durin, dan ditempelkan di kantor Geuchik. Infografis ini digunakan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan dan pembuatan program untuk mengatasi masalah dibidang kependudukan.

 

  1. Waktu Pelaksanaan

Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 23 Juli 2018 sampai dengan tanggal 6 Agustus 2018, dimana sensus penduduk dimulai pada tanggal 23 Juli 2018 sampai dengan tanggal 29 Juli 2018. Selanjutnya penginputan data dan desain infografis, serta pencetakan hasil infografis. Pada tanggal 6 Agustus dilakukan penyerahan infografis kepada Geuchik dan hasil infografis ditempelkan di kantor Geuchik Desa Durin. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Durin, Kecamatan Blang Kejeren, Kabupaten Gayo Lues.

 

  1. FaktorPendukungdanPenghambat

Faktor yang mendukung kegiatan ini adalah keramahan penduduk yang mau menerima mahasiswa KKN dalam melakukan sensus dan kunjungan. Selain itu, adanya bantuan dari geuchik dalam mengumpulkan kartu keluarga dan juga teman-teman yang membantu proses pembuatan piramida penduduk dan pembuatan infografis. Faktor penghambat dalam kegiatan ini adalah mahalnya harga cetak spanduk dan papan sehingga papan infografis dibuat dalam bentuk sederhana.

b). Kegiatan Penunjang

  1. Bidang Kegiatan yang Dipilih: Memupuk Motivasi Melalui Nonton Bareng Film Pendek

Membangkitkan motivasi diri pada anak usia dini sangatlah penting, dikarenakan dengan kita memberikan motivasi, di harapkan nantinya anak-anak akan mempunyai rasa percaya diri untuk bisa bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya, bisa bersosialisasi dengan teman sebayanya. Dengan menumbuhkan motivasi diri pada anak usia dini, telah membantu untuk mewujudkan adanya tumbuh kembang yang sehat, cerdas dan ceria. Oleh karena itu, kegiatan memupuk motivasi melalui nonton bareng film pendek ini dilakukan guna meningkatkan motivasi anak-anak di Desa Durin dalam belajar dan mencapai cita-cita namun melalui cara yang menyenangkan dan seru.

 

  1. Maksud, Tujuan, dan Sasaran Kegiatan

(a).  Maksud dari Pelaksanaan Kegiatan

Maksud dari kegiatan ini yaitu menjadikan anak-anak di Desa Durin sebagai anak yang memiliki motivasi yang tinggi dalam belajar dan mencapai cita-citasehingga nantinya dapat membangun Desa Durin menjadi desa yang lebih baik dan maju.

 

(b). Tujuan yang InginDicapaidariKegiatan

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini agar anak-anak di Desa Durin yang merupakan generasi penerus memiliki motivasi yang tinggi sehingga membentuk pribadi yang mempunyai pengetahuan dan berwawasan luas.

(c). Sasaran yang InginDicapai

Sasaran kegiatan ini adalah anak-anak di Desa Durin, yang diharapkan dari kegiatan nonton bareng film pendek ini semakin menambah motivasi anak-anak tersebut dan memberikan pengaruh besaruntuk menggapai cita-cita setinggi mungkin.

  1. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Hasil yang dicapai dalam kegiatan nonton bareng guna memupuk motivasi ini adalah anak-anak di Desa Durin memiliki semangat yang tinggi dalam belajar dan mencapai cita-cita, menjadi pribadi yang berwawasan luas serta dapat menentukan tindakan untuk kemajuan Desa Durin kedepannya. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah kesadaran akan pentingnya belajar dan mencapai cita-cita bagianak-anak di Desa Durin. Diharapkan agar anak-anak di Desa Durin dapat menggunakan waktu sebijak mungkin untuk belajar hal-hal yang positif,seperti mencari informasi tentang kebencanaan yang sering terjadi diwilayah tempat tinggal mereka dan sebagainya.

 

  1. Waktu Pelaksanaan

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2018 di posko KKN di Desa Durin, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues.

 

  1. FaktorPendukungdanPenghambat

Faktor yang mendukungkegiataniniadalahkeramahanorang tua dari anak-anak di Desa Durin yang memberikan izin kepada anaknya untuk ikut andil dalam kegiatan nonton bareng ini.Selainitu, dari anak-anak di Desa Durin ini sendiri sangat antusias akan kegiatan nonton bareng film pendek ini, mereka dengan gembira dan menyimak dengan serius film pendek yang diputarkan. Faktorpenghambatdalamkegiataniniadalahsusahnya didapatkan jaringan di Desa Durin, sehingga sulit untuk menonton banyak film pendek motivasi yang terdapat di youtube. Selain itu, proyektor dan LCD yang digunakan hanya seadanya, sehingga menghasilkan tampilan yang standar dan kurang baik.

 

 

Rina Mulya

P_20180711_181311

1506102020064
Fakultas KIP
Pendidikan B. Inggris

Penanggung Jawab   : Rina Mulya (KIP/Pendidikan Bahasa Inggris)

  1. Kegiatan Utama
  • Bidang Kegiatan yang Dipilih : English Fun Learning

Kegiatan English Fun Learning dengan menggunakan media elektronik dan lisan ini dilaksanakan pada tanggal 31Juli 2018 di Posko KKN GL-005 desa Durin.

English Fun Learning merupakan sebuah kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris yang menyenangkan sehingga tidak membuat anak – anak merasa tertekan saat mempelajarinya.

  • Maksud, Tujuan dan Sasaran Kegiatan
  • Maksud dari Pelaskana Kegiatan

Saatini di daerah Blangkejeren, anak – anak SD/sederajat tidak diperkenalkan dengan Bahasa Inggris. Sehingga ketika mereka memasuki sekolah tingkat SMP/sederajat, mereka kesulitan untuk mempelajarinya.

Kegiatan ini bermaksud untuk mengenalkan Bahasa Inggris kepada anak – anak.  Di mulaidengan hal- hal dasar seperti perkenalan angka, abjad dan lain –  lain.

  • Tujuan Yang Ingin Di Capai dari Kegiatan Ini

Kegiatan English Fun Learning ini bertujuan agar anak – anak dapat memahami pelajaran Bahasa Inggris lebih mudah dan memiliki pengetahuan dasar mengenai Bahasa Inggris.

  • Sasaran yang Ingin Di Capai

Sasaran dari kegiatan English Fun Learning ini adalah anak – anak yang ada di Desa Durin.

  • Hasil yang Di Capai danTindak Lanjut

Hasil yang dicapai dari kegiatan ini yaitu anak – anak diharapkan mampu memahami Bahasa Inggris tingkat dasar. Sehingga ketika memasuki sekolah tingkat SMP/sederajat, anak – anak tidak perlu kesulitan untuk memahami Bahasa Inggris.

Tindak lanjut dari program ini adalah siswa dapat menghafal beberapa kosa kata baru yang nantinya akan memudahkan mereka dalam mempelajari bahasa Inggris pada tahap selanjutnya.

 

  • Faktor Pendukung dan Penghambat
  • Faktor Pendukung
  1. Antusiasme anak-anak yang cukup besar dalam pelaksaan kegiatan pembelajaran ini.
  2. Adanya tempat untuk terlaksananya acara English Fun Learning dengan prinsip yang baik dan benar.
  • Faktor Penghambat
  1. Tidak ada penghambat dalam mejalankan program ini.

2. KegiatanPenunjang

  • Bidang yang di pilih : Sosialisasi Kebersihan Lingkungan

Kegiatan Sosialisasi Kebersihan Lingkungan dengan menggunakan media elektronik dan lisan ini dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2018 yang dibantu oleh anggota kelompok KKN GL-005 lainnya di SDNegeri 1 Blangkejeren.

Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia atau makhluk hidup yang memiliki hubungan timbale balik dan kompleks serta saling mempengaruhi antara satu komponen dengan komponen lainnya.

Kebersihan Lingkungan merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020.

  • Maksud, Tujuan dan Sasaran Kegiatan
  • Maksud dari Pelaskana Kegiatan

Saat ini kondisi lingkungan masih penuh dengan sampah berserakan. Masyarakat sekitar masih gemar untuk membuang sampah di sembarangan tempat, terutama di sungai. Jika dibiarkan terus – menerus, maka dapat menyebabkan lingkungan menjadi rusak dan mengakibatkan bencana banjir.

Kegiatan ini bermaksud untuk mengajak anak – anak sejak dini untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dimulai dari hal – hal kecil untuk tidak membuang sampah sembarangan.

  • Tujuan Yang Ingin Di Capai dari Kegiatan Ini

Kegiatan Sosialisasi Kebersihan Lingkungan ini bertujuan agar anak – anak dapat memahami dan mengetahui betapa pentingnya untuk menjaga kebersihan lingkungan.

  • Sasaran yang Ingin Di Capai

Sasaran dari kegiatan Sosialisasi Kebersihan Lingkungan ini adalah anak – anak SD Negeri 1 Blangkejeren.

  • Hasil yang Di Capai danTindak Lanjut

Hasil yang dicapai dari kegiatan ini yaitu anak – anak diharapkan mampu memahami dan mengetahui pentingnya untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Tindak lanjut dari program ini adalah nantinya anak – anak tidak akan membuang sampah kesembarangan tempat, terutama di sungai.

 

  • Faktor Pendukung danPenghambat
  • Faktor Pendukung
  1. Antusiasme anak-anak yang cukup besar dalam pelaksaan kegiatan pembelajaran ini.
  2. Adanya tempat untuk terlaksananya acara Sosialisasi Kebersihan Lingkungan dengan prinsip yang baik dan benar.
  • Faktor Penghambat

Tidak ada penghambat dalam mejalankan program ini.

foto penyambutan
suasana penyambutan dan makan siang kelompok GL005 dengan perangkat desa
keliling desa
Foto berkeliling desa
IMG20180709112240
Foto menyapa warga yang sedang menumbuk biji kopi

IMG20180709113800

IMG20180709150816
Suasana pengajian TPA di Mesjid Al Ihsan Desa Durin

IMG20180709150712 IMG20180709150745

IMG20180710085548
Pemasangan spanduk posko
IMG20180710133956
Silaturrahmi ke salah satu rumah warga
IMG20180710172231
pengajian ibu-ibu desa Durin
IMG20180712105038
diskusi dan kerja kelompok
IMG20180713095346
Gotong royong bersama

IMG20180713084647 IMG20180713090517 IMG20180713092208  bIMG20180713095741

IMG20180713111909IMG20180713103857

IMG20180713104746

IMG20180713112258

IMG20180713171712

 

IMG20180713172557

IMG20180713173728

IMG20180717212535
Rapat pemuda dengan perangkat desa
IMG20180718181508
Foto kelompok GL005 bersama pemuda di salah satu objek wisata di Gayo Lues
IMG20180719092912
Sosialisasi program salah satu anggota kelompok di SDN 1 Blangkejeren

IMG20180719093051

Kunjungan DPL ke Posko Kelompok KKN Gl005
Kunjungan DPL ke Posko Kelompok KKN Gl005

IMG20180720093911

IMG20180721094513

IMG20180723152722
Diskusi ketua-ketua kelompok Kecamatan Blangkejeren

IMG20180725203626

 

IMG20180726091348IMG20180727084005

IMG20180727160957

 

 

Rizka Chairunnisa

P_20180722_152655_HDR

1501103010008
Fakultas Ekonomi
Akutansi

Penanggung jawab: Rizka Chairunnisa (Ekonomi dan Bisnis/Akuntansi)

Kegiatan Utama

  1. Bidang Kegiatan Utama Yang Dipilih : “Sosialisasi atau penyuluhan teknik marketing dan pembenahan sistem laporan keuangan

Desa Durin terletak ditengah kota yang disekitarannya terdapat pasar. Pada umumnya mata pencaharian peduduk sekitr adalah pedagang. Hal ini terbukti dengan berdiri beberapa tempat olahan minyak sere yang sudah terkenal. Pada dasarnya produk olahan dipasarkan hanya ke beberapa tempat dan secara ekonomi minyak sere memiliki potensi daya jual yang tinggi.

Setelah melakukan survey di beberapa kios dan tempat usah yang terdapat di Desa Durin menunjukan bahwa kios – kios tersebut tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan terkait pencatatan transaksi harian di kios-kios tersebut. Maka dari permasalah tersebut saya memutuskan untuk melakukan sosialisasi pengetahuan terkait pencatatan atau pembukuan sederhana yang nantinya akan mempermudah dalam melakukan kegiatan di kios tersebut dan tentunya diiringi dengan pembekalan teknik marketing yang sesuai.

Saya memberikan pemahaman kepada para pelaku UMKM bahwa setiap transaksi yang terjadi baik transaksi yang menyangkut penerimaan maupun pengeluaran kepada pelanggannya wajib melakukan pembukuan yang baik. Jadi menurut saya program yang telah saya ajukan sangat penting untuk di salurkan kepada pelaku UMKM di Ramung Musara agar para pelaku UMKM tersebut dapat mengetahui dengan pasti seberapa besar keuntungan  maupun kerugian yang di hasilkan dalam harian, mingguan maupun bulanan.

2. Maksud, Tujuan dan Sasaran

Pembukuan adalah proses pengumpulan pencatatan atas transaksi ekonomis. Transaksi tersebut dapat berupa transaksi yang menyebabkan pemasukan kas maupun pengeluaran kas. Program ini memiliki maksud dan tujuan untuk mengajarkan pembukuan/pencatatan buku kas kepada para pelaku UMKM di Desa Durin sehingga mereka dapat membandingkan uang yang di masuk dan uang yang keluar dari kas kios sehingga selisih yang dihasilkan dapat digunakan untuk memperluas usaha atau membantu perekonomian rumah tangganya. Dengan dilakukannya pencatatan/ pembukuan maka mereka dapat mengetahui dengan pasti apakan usaha yang dijalankan memiliki banyak utang atau piutang. Program ini memiliki sasaran kepada masyarakat Desa Durin terkhusus masyarakat uang memiliki kios – kios kecil yangakan mampu membuat pembukuan kas bagi usahanya.

3. Teknik Pelaksanaan

Kegiatan ini dilakukan sebanyak 1 kali yang diadakan pada siang hari. Adapun teknik pelaksanaannya adalah dengan cara mendatangi tiap – tiap kios dan mengajarkan bagaimana pencatatan buku kas Debet dan Credit yang baik dan benar sesuai ketentuan serta memberikan masukan mengenai pemasaran produk olahan mereka.

4. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Kegiatan        : Sosialisasi atau penyuluhan teknik marketing dan pembenahan sistem laporan keuangan

Hari                :  Senin

Tanggal          :  30 Juli 2018

Pukul             : 11.00 WIB

Tempat           : Kios pedagang Desa Durin

5. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

      Program mengajarkan pencatatan buku kas ke pelaku UMKM Desa Durin dilakukan oleh Rizka Chairunnisadibantu oleh rekan – rekan KKN. Kegiatan ini disambut sangat positif dan antusias oleh para pelaku UMKM Desa Durin. Awalnya mereka tidak sama sekali paham mengenai pencatatan dan tidak pernah melakukan pencatatan untuk setiap transaksi di kios, maka sekarang sudah memiliki pemahaman yang cukup untuk menerapkan dan melakukan pencatatan sederhana. Mereka kini sudah memiliki pandangan bahwa pencatatan itu sangat penting dilakukan guna mengatahui seberapa keuntungan maupun kerugian yang mereka raih dan dapat melihat apakah UMKM yang dimiliki mampu membantu perekonomian mereka. Dengan demikian tindak lanjut yang diharapkan setelah berlangsungnya program ini adalah para masyarakat dapat meningkatkan pemahaman pencatatan itu penting dan terus di laksanakan selama UMKMnya masih berjalan. Pemahaman yang dimiliki juga dapat di terapkan di berbagai kebutuhan yang memerlukan pencatatan.

6. Faktor Pendukung dan Penghambat

Faktor pendukung yang timbul sehingga program ini terlaksana dengan sukses ialah para pelaku UMKM Desa Durin yang sangat kooperatif dalam menyimak dan menelaah pengatahuan yang disalurkan saat kegiatan berlangsung. Mereka sangat responsive saat ada pertanyaan yang harus diajukan. Ditambah sarana dan prasana memadai seperti contoh dan format buku kas sederhana yang teredian sehinggan semuanya lebih efektif dan efisien. Terakhir faktor rekan – rekan kkn yang senantiasa membantu dalam menyukseskan program Sosialisasi atau penyuluhan teknik marketing dan pembenahan sistem laporan keuangan ini.

Dalam sebuah program tentu ada sedikit faktor penghamat yang timbul begitupun saat menjalankan program ini. Faktor penghamat yang timbul dalam program ini ialah saat menjumpai pemilik UMKM yang telah berumur yang antusiasnya sedikit lebih kurang dari pemilik UMKM lainnya dan faktor – fakor teknis kecil lainnya. Namun permasaalah penghambat  ini tidak mempengaruhi keberhasilan program ini.

Kegiatan Penujang

1. Bidang Kegiatan Penunjang Yang Dipilih “Mengajar menulis kaligrafi”

Secara etimologi, kata kaligrafi merupakan penyederhanaan dari calligraphy. Sebuah kata dalam bahasa Inggris yang berasal dari dua suku kata latin, yaitu calios yang berarti indah dan graph yang berarti tulisan. Jadi kaligrafi adalah tulisan yang indah, atau aksara yang sudah dibentuk dan dimasuki unsur keindahan. Dalam bahasa Arab disebut khat. Manfaat dari menulis kaligrafi ini adalah Untuk menambah keimanan, mempermudah mengingat Allah agar hati menjadi tenteram, mendatangkan aura positif di dalam ruangan, meningkatkan rasa syukur supaya ditambah keberkahan rizkinya.

2. Maksud, Tujuan dan Sasaran

Maksud dari program ini adalah menciptakan jiwa kreatifitas mereka dalam menulis kaligrafi sehingga mereka semangat untuk belajar dan lebih mencintai huruf-huruf arab.

3. Teknik Pelaksanaan

Kegiatan ini dilakukan sebanyak 1 kali yang diadakan pada siang hari. Adapun teknik pelaksanaannya adalah dengan cara memberi penjelasan mengenai cara penulisan kaligrafi menggunakan spidol atau pensil biasa

4. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Kegiatan        : Mengajar cara menulis kaligrafi

Hari                :  Kamis

Tanggal          :  2 Agustus 2018

Pukul             : 15.00 WIB

Tempat           : Mesjid desa Durin

5. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

      Program pengajaran cara menulis kaligrafi ini memberikan antusiasme kepada anak-anak desa durin untuk lebih mencintai huruf-huruf arab. Mereka mengeluarkan kreatifitas yang dimiliki dalam penulisan kaligrafi. Dengan demikian tindak lanjut yang diharapkan setelah berlangsungnya program ini adalah anak – anak tersebut dapat menggunakan ilmu yang didapat untuk mengasah kekreatifitasan mereka dalam penulisan huruf arab..

6. Faktor Pendukung dan Penghambat

Faktor pendukung yang timbul sehingga program ini terlaksana dengan sukses ialah anak-anak Desa Durin yang sangat antusias dan positif dalam menyimak dan menelaah tahap – tahap yang di perlukan penulisan kaligrafi. Terakhir faktor rekan – rekan kkn yang senantiasa membantu dalam menyukseskan program Mengajar cara menulis kaligrafi ini.

Dalam sebuah program tentu ada sedikit faktor penghamat yang timbul begitupun saat menjalankan program ini. Faktor penghamat yang timbul dalam program ini ialah anak-anak kecil yang masih sering mengganggu rekan rekannya yang sedang fokus. Namun permasaalah penghambat  ini tidak mempengaruhi keberhasilan program ini.

Nike Bellina Br Ginting

WhatsApp Image 2018-08-25 at 9.03.28 PM

1506103020062
Fakultas KIP
Pendidikan Matematika

Penanggung Jawab: Nike Bellina Br Ginting (FKIP/Pendidikan Matematika)

A. Kegiatan Utama

1. Bidang Kegiatan Yang Dipilih “ Bimbingan Belajar Matematika (BBM)”

Bidang kegiatan yang dipilih ialah “Bimbingan Belajar Matematika (BBM)”. Kegiatan BBM ini diadakan di Desa Durin, tepatnya di posko KKN GL005. Parapeserta yang mengikuti kegiatanini ialah anak-anak Desa Durin yang terfokus untuk jenjang SD dan SMP. Pada kegiatan BBM ini anak-anak diajarkan mengenai matematika yang terkait dengan materi yang diajarkan di sekolah sepertipenjumlahan, pengurangan,perkalian, pembagian, dan bilangan. Setelah diadakannya kegiatan BBM ini, anak-anak Desa Durin mendapat banyak pengetahuan baru yang belum mereka dapatkan sebelumnya baik di lingkungan formal, informal, maupun nonformal. Salah satunya yaitu mereka dapat menghitung suatu perkalian dengan metode cepat menggunakan sepuluh jari. Selain itu kegiatan BBM ini juga dapat memotifasi anak-anak Desa Durin untuk belajar terkhusus belajar matematika. Pembelajaran yang diadakan juga terkesan santai tetapi memiliki tujuan sehingga anak-anak tidak cepat merasa bosan dan tidak menganggap matematika adalah pembelajaran yang sulit.

2. Maksud, Tujuan Dan Sasaran Yang Ingin Dicapai

Kegiatan  ini  dilakukan  dengan  maksud  dan  tujuan  untuk  membantu  anak-anak Desa Durin untuk belajar matematika agar pembelajaran matematika lebih efektif, mudah dan menyenangkan. Selain itu, kegiatan ini dilakukan untuk mengisi waktu senggang anak-anak Desa Durin dengan hal-hal yang membangun. Dengan kegiatan ini, diharapkan anak-anak Desa Durin dapat lebih memahami tentang pelajaran matematika, dimana anak-anak Desa Durin tidak menganggap matematika sebagai pembelajaran yang sulit dan membosankan.

3. Hasil Yang Dicapai Dan Tindak Lanjut

KegiatanBBM ini dilaksanakan setiap hari Sabtu yang bertempat di posko KKN GL005. Kegiatan BBM ini terlaksana dengan  lancar di Desa Durin karena adanya keinginan dari anak-anak untuk belajar. Anak-anak tersebut sering datang ke posko KKN GL005 untuk belajar dan bermain. Hal ini membuktikan bahwa minat belajar matematika anak-anak Desa Durin cukup tinggi, namun kurangnya perhatian untuk kegiatan tersebut. Kegiatan BBM ini biasa diikuti oleh kurang lebih duabelas orang anak- anak dari jenjang pendidikan yang berbeda-beda.

Setelah berakhirnya kegiatan BBM ini diharapkan kepada orang tua dan guru untuk lebih intensif memberikan bimbingan belajar matematika kepada anak-anak di luar jam sekolah atau saat belajar di rumah sehingga apa yang telah kami capai saat ini dapat terus berlanjut demi semakin membaiknya kualitas pendidikan anak-anak di  Desa Durin terutama di bidang matematika.

4. Faktor Pendukung dan Penghambat

a. Faktor Pendukung :

Adapun  faktor  pendukung  yang  diperoleh  saat melaksanakan kegiatan  ini, ialah:

  • Dukungan dari seluruh masyarakat Desa Durin.
  • Anak-anak Desa Durin yang sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini, serta rasa ingin tahu yang besar dari anak-anak.
  • Semangat dan bantuan yang besar dari anggota KKN GL005 yang ikhlas membantu setiap pelaksanaannya.
  • Adanya papan tulis desa yang dapat digunakan sebagai salah satu sarana pembelajaran.

b. Faktor Penghambat :

Adapun  faktor  penghambat  yang  diperoleh  di  dalam melaksanakan  kegiatan  ini  adalah  kurangnya  pengetahuan  peserta tentang matematika itu sendiri karena banyak anak yang beranggapan bahwa matematika itu sangat sulit dan membosankan.

B. Kegiatan Penunjang

1. Bidang Kegiatan Yang Dipilih “Membuat Celengan Memanfaatkan Gulungan Pelastik Mika/Gulungan Karpet”

Bidang kegiatan yang dipilih ialah “Membuat Celengan Memanfaatkan Gulungan Pelastik Mika/Gulungan Karpet”. Kegiatan  pembuatan celengan ini diadakan di Desa Durin, tepatnya di posko KKN GL005. Parapeserta yang mengikuti kegiatanini ialah anak-anak Desa Durin yang terfokus untuk jenjang SD dan SMP. Pada kegiatan pembuatan celengan ini anak-anak diajarkan memanfaatkan barang-barang bekas yang dapat ditemukan dilingkungan sekitar kita, khususnya gulungan pelastik mika/gulungan karpet.

2. Maksud, Tujuan Dan Sasaran Yang Ingin Dicapai

Kegiatan  ini  dilakukan  dengan  maksud  dan  tujuan  untuk memberikan informasi tentang pentingnya memanfaatkan barang-barang bekas yang terdapat dalam kehidupan kita sehari-hari, terutama karton gulungan pelastik mika/gulungan karpet. Selain memberikan informasi, kegiatan ini juga berjutuan untuk menggali kreatifitas anak-anak Desa. Selain itu, kegiatan ini dilakukan untuk mengisi waktu senggang anak-anak Desa Durin dengan hal-hal yang membangun dan menyenangkan. Dengan kegiatan ini, diharapkan anak-anak Desa Durin dapat lebih memahami tentang pemanfaatan barang-barang bekasterkhusus karton gulungan pelastik mika/gulungan karpet. Selain itu, kegiatan ini diharapkan untuk dapat membantu anak-anak Desa Durin untuk dapat membuat celengan sendiri dengan desain yang diingini.

 3. Hasil Yang Dicapai Dan Tindak Lanjut

Kegiatan  ini  dilaksanakan  di Desa Kota Blangkejeren, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues. Jumlah anak-anak yang mengikuti serangkaian kegiatan ini sekitar 10 orang. Setelah  diadakannya  kegiatan ini, anak-anak mulai mengetahui bahwa memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitar dengan baik haruslah ditanamkan sejak dini. Mengetahui pentingnya memanfaatkan barang bekas dan menjaga lingkungan untuk kehidupan yang nyaman dan bermanaat kedepannya.

Kegiatan pembuatan celengan dengan memanfaatkan karton gulungan pelastik mika/gulungan karpet ini dilaksanakan sekali selama program KKN berlangsung. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis tepatnya pada 02 Agustus 2018 yang bertempat di posko KKN GL005. Kegiatan pembuatan celengan ini terlaksana dengan  lancar di Desa Durin karena adanya keinginan dari anak-anak untuk belajar cara membuat dan mendesain celengan sendiri. Anak-anak tersebut terlihat sangat bersemangat dan antusias dalam proses pembuatan celengan tersebut. Kegiatan pembuatan celengan ini diikuti oleh kurang lebih duabelas orang anak- anak dari jenjang pendidikan yang berbeda-beda.

Setelah berakhirnya kegiatan pembuatan celengan ini diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat membantu untuk meningkatkan kreatifitas yang dimiliki oleh anak-anak Desa Durin. Dengan demikian diharapkan anak-anak Desa Durin dapat memanfaatkan waktu senggang yang dimilikinya untuk menggali kreatifitas yang dimiliki.

4. Faktor Pendukung Dan Penghambat

a) Faktor Pendukung :

Adapun  faktor  pendukung  yang  diperoleh  di  dalam melaksanakan kegiatan  ini  adalah  :  anak-anak Desa Durin sangat berkemauan tinggi terhadap hal-hal yang positif. Sehingga antusias dari anak-anak begitu besar dalam menyelesaikan kegiatan pembuatan celengan dengan memanfaatkan karton gulungan pelastik mika/gulungan karpet.

b) Faktor Penghambat :

Adapun  faktor  penghambat  yang  diperoleh  di  dalam melaksanakan  kegiatan  ini  adalah kurangnya kesadaran anak-anak untuk memanfaatkan karton gulungan pelastik mika/gulungan karpet yang seharusnya bisa diola menjadi celengan.

Erika Rozana

P_20180717_175918_HDR

1505105010040
Fakultas Pertanian 
THP

KEGIATAN MANDIRI

Penanggung Jawab: Erika Rozana ( Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian )

  1. Kegiatan Utama
  • Bidang Kegiatan yang Dipilih: Sosialisasi Keamanan Pangan dan Jajanan Sehat
  • Maksud, Tujuan , dan Sasaran Kegiatan

Pelaksanaan kegiatan ini bermaksud agar masyarakat Desa Durin dan siswa/siswi SDN 1 Blangkejeren lebih mengerti akan pentingnya pengetahuan mengenai manfaat makanan jajanan sehat dan aman yang akan sangat berguna bagi mereka sendiri.

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Desa Durin dan siswa/siswi SDN 1 Blangkejeren yang sebelumnya belum mengerti dan memahami pentingnya manfaat makanan  jajanan sehat dan aman, menjadi mengerti dan peduli akan pentingnyajajanan sehat dan aman yang dikonsumsi oleh anak-anak dan remaja.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan untuk mengurangi resiko akibat konsumsi makanan yang tidak sehat dan berbahaya sehingga berdampak negatif terhadap masyarakat, dan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi serta mengurangi efek negative dari konsumsi pangan yang tidak aman. Kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi dan pengetahuan mengenai keamanan pangan juga tindakan apa yang harus dilakukan untuk mengurangi resiko konsumsi pangan yang tidak aman. Sasaran dari kegiatan sosialisasi keamanan pangan dan jajanan sehat ini adalah siswa kelas V SDN 1 Blangkejeren dan masyarakat desa Durin.

  • Hasil yang Dicapai  dan Tindak Lanjut

Kegiatan sosialisasi keamanan pangan dan jajanan sehat untuk siswa/siswi SDN 1 Blangkejeren dan masyarakat desa Durin dilakukan pada hari Sabtu, 21 Juli 2018 dan dibantu oleh mahasiswa KKN GL005. Kegiatan ini dilakukan dengan mensosialisasikannya langsung di kelas SDN 1 Blangkejeren dan dilanjutkan dengan membagikan brosur secara kunjungan kerumah warga desa Durin. Kegiatan ini diikuti oleh 32 orang anak-anak kelas 5 SD sebagai perwakilan dan masyarakat desa Durin khususnya ibu-ibu yang berjualan jajanan disekitar desa Durin. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan sebanyak 1x pertemuan. Pada kegiatan ini saya menampilkan sebuah video, dimana pada video tersebut berisi tentang apa-apa saja bahan tambahan pangan serta cemaran mikrobiologis yang terdapat pada jajanan yang tidak sehat dan juga apa saja penyakit yang mungkin ditimbulkan apabila mengkonsumsinya, serta makanan apa saja yang sehat dan aman untuk dikonsumsi.

Adapun hasil yang ingin dicapai dan tindak lanjut dalam program sosialisasi tentang makanan jajanan sehat dan aman adalah hampir 70% anak-anak dan masyarakat sudah mengetahui jajanan yang tidak sehat dan penyakit yang ditimbulkanya. Dan saya berharap bahwa anak-anak  dan masyarakat dapat menerapkan ataupun meningkatkan kepedulian terhadap jajanan tidak sehat di dalam kehidupan sehari-hari.

  • Faktor Pendukung dan Penghambat
  1. a. Faktor Pendukung

(1) Peserta kegiatan yang mengikuti sosialisasi sangat antusias.

(2) Peserta kegiatan dapat memahami tentang pentingnya materi yang disampaikan selama kegiatan sosialisasi berlangsung.

(3) Adanya tempat untuk terlaksananya acara sosialisasi keamanan pangan dan jajanan sehat dengan baik dan benar.

(4) Dukungan moril dari teman-teman sekelompok KKN dan aparatur desa.

  1. Faktor Penghambat

(1). Tidak ada penghambat dalam mejalankan program ini.

 

2. Kegiatan Penunjang

  • Bidang Kegiatan yang Dipilih : Pengenalan Herbarium Pada Anak dan Remaja
  • Maksud, Tujuan, dan Sasaran Kegiatan Ini

Kegiatan pengenalan herbarium ini dimaksud untuk mengukur tingkat kreativitas dan kemampuan anak serta remaja untuk mengetahui apakah kegiatan ini bisa dijadikan media untuk mengembangkan daya kreativitas dan pemahaman terhadap flora disekitar mereka.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan  pemahaman peserta kegiatan yang sebelumnya belum mengerti dan memahami bagaimana metode pengawetan flora dan dapat diaplikasikan jika dibutuhkan. Sasaran dari pelaksanaan program ini adalah anak-anak dan remaja Desa Durin

  • Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

  Kegiatan pengenalan herbarium pada anak dan remaja desa dilaksanakan pada hari Selasa 7 Agustus 2018 di Posko KKN GL005 Desa Durin. Kegiatan ini dibantu oleh mahasiswa KKN GL005. Pada kegiatan pengenalan herbarium, herbarium yang diperkenalkan dalam bentuk dokumentasi video dan dilakukan pula praktik pembuatan herbarium kering menggunakan metode pengepresan. Berdasarkan hasil pengamatan yang diperoleh, anak-anak dan remaja yang mengikuti kegiatan ini sangat antusias. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 1 kali dengan jumlah peserta berjumlah 15 orang. Pada kegiatan ini saya juga menginformasikan metode lain untuk pembuatan herbarium, manfaat serta tujuannya.

Adapun hasil yang ingin dicapai dan tindak lanjut dalam program pengenalan herbarium pada anak dan remaja adalah hampir seluruh peserta kegiatan mengerti tentang metode pembuatan herbarium, dan saya berharap pula dapat meningkatkan kreativitas dan wawasan anak serta remaja Desa Durin terkait dengan flora yang ada disekitar mereka dan teknik pengawetannya.

  • Faktor Pendukung dan Penghambat

       (a). Faktor Pendukung

(1).  Siswa sangat antusias mengikuti kegiatan pembuatan herbarium.

(2).  Sarana dan prasarana yang mendukung selama kegiatan berlangsung.

(b). Faktor Penghambat

(1). Tidak ada penghambat dalam menjalankan program ini.

Fakhrullah Rizqy M

P_20180710_143308_HDR

1504101010042
Fakultas Teknik
Teknik Sipil

Program Kerja 

 A. Program Utama

1. BidangKegiatan yang Dipilih: Pembuatan Peta Desa Durin

Peta adalah salah satu aspek penting dalam suatu desa untuk mengetahui letak dan batas suatu wilayah. Peta berisi gambaran umum permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu dan dilengkapi dengan simbol dan keterangan dalam bentuk tulisan dan simbol-simbol. Peta berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi tentang kondisi suatu daerah atau lingkungan sehingga mempermudah dalam mendapatkan informasi mengenai suatu daerah. Peta gampong terdiri dari informasi-informasi seperti wilayah gampong, jalan-jalan gampong, kondisi alam gampong, sarana dan prasarana gampong, kantor  gampong dan informasi penting lainya.

Desa durin belum memiliki peta yang memberikan penggambaran batas wilayah dan komponen pendukung seperti jalan dan drainase yang sudah ada dan belum di wilayah desa durin. Oleh karena peta gampong sangat diperlukan untuk memperlancar proses pembangunan di desa durin. Pembuatan peta gampong dibuat dengan citra satelit google earth sebagai acuan geografis dan data dasar serta GPS untuk pengambilan koordinat letak sarana-sarana yang akan dimuat di peta.

 2. Maksud, Tujuan, dan Sasaran yang ingin Dicapai

Maksud dari kegiatan pembuatan peta ini adalah untuk membuat peta Desa Durin yang memuat informasi-informasi spasial daerah Desa Durin seperti keadaan alam, prasarana, jalan, dusun, dll.

Tujuan dari pembuatan peta Desa Durin adalah untuk melengkapi administrasi Desa Durin dan sebagai media informasi spasial yang berguna untuk perencanaan desa Durin dimasa depan.

Sasaran yang ingin dicapai yaitu terkumpulnya informasi spatial Desa Durin yang dapat digunakan untuk kepentingan Desa seperti kepentingan perencanaan jangka menengah dan jangka panjang.

3. Metode Pelaksanaan

Memberikan peta untuk gampong durin agar dapat membantu masyarakat durin untuk lebih memahami penting nya peta bagi setiap gampong yang belum memilikinya.

4. Waktu Pelaksanaan

Hari                               : Kamis

Tanggal                         : 12 juli 2018

Waktu                           : 09.00 – 22.00 WIB

5.Faktor Pendukung dan Penghambat

  1. Faktor Pendukung

Faktor pendukung kegiatan ini adalah dukungan dari perangkat desa untuk mendapatkan data-data mengenai Desa Durin, terdapat alat-alat dan bahan yang digunakan untuk membuat peta Desa Durin, pengetahuan dan ilmu dari bangku kuliah tentang dasar-dasar pembuatan peta, dan dukungan dari anggota kelompok KKN dan saran-saran dari mahasiswa sejawat.

  1. Faktor Penghambat

Tidak ada faktor penghambat untuk kegiatan ini.

6. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Hasil yang dicapai yaitu dihasilkannya peta Desa Durin yang dapat digunakan oleh pemerintah Desa Durin sebagai informasi untuk perencanaan desa. Tindak lanjut kedepan yaitu diharapkan agar data peta Desa Durin ini dimutakhirkan secara berkala oleh perangkat desa bila terdapat pembangunan dan perubahan pada desa yang berkaitan dengan data peta.

Kegiatan Penunjang

Nama Kegiatan       : Rangking 1

1. Deskripsi Kegiatan

Lomba rangking 1 adalah wadah untuk mengukur kemampuan siswa dalam proses pembelajaran mereka. Dalam kegiatan ini, peserta dapat mengevaluasi ilmu pengetahuan yang telah mereka dapatkan selama proses pengajaran dan hal ini menunjang kemampuan akademik siswa dan siswi. Ilmu pengetahuan yang diukur mencakup ilmu sosial, pengetahuan alam dan pengetahuan umum. Selanjutnya, kegiatan ini menunjang jiwa kompetisi pada siswa sekolah dasar untuk terus memperdalam ilmu pengetahuannya.

Kegiatan lomba rangking 1 ini dilakukan pada anak Sekolah Dasar Negeri 1 di Blangkejeren. Kegiatan ini dilakukan di pagi hari pada saat jam sekolah. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan memberikan kesempatan untuk siswa untuk berpikir kritis dan mengulangi ilmu-ilmu yang telah mereka dapatkan.

Dalam kegiatan ini dilakukan oleh Fakhrullah, yang dibantu oleh teman-teman kelompok KKN GL OO5

2. Maksud, Tujuan, dan Sasaran yang ingin Dicapai

Maksud dari program ini adalah untuk memberikan kesempatan untuk para siswa untuk berkompetisi dalam ilmu pengetahuan yang mereka miliki.

Tujuan yang ingin dicapai ialah agar siswa-siswa di SD N 1 Blangkejeren dapat mengusai ilmu pengetahuan mereka dan dapat mengulanginya melalui lomba rangking 1 ini. Diharapkan anak-anak di desa durin dapat bersaing dengan siswa lainnya dalam berbagai kegiatan seperti perlombaan , ujian akhir dan ujian saringan masuk.

3. Metode Pelaksanaan

Pelaksanaan lomba rangking 1 untuk anak-anak di SD N 1 Blangkejeren sangat baik dan kami sebagai panitia pelaksana menyediakan materi-materi dasar agar anak-anak tahu tentang pentingnya ilmu pengetahuan dasar bagi usia mereka dini.

4. Waktu Pelaksanaan

Hari                              : Kamis

Tanggal                         : 26 juli 2018

Waktu                           : 09.15– 10.15 WIB

5. Faktor Pendukung dan Penghambat

  1. Faktor Pendukung

Partisipasi dari siswa/i SD N 1 Blangkejeren Desa Durin.

Dukungan dan bantuan dari Ibu/Bapak guru SD N 1 Blangkejeren Desa Durin.

Dukungan, bantuan, dan motivasi dari teman-teman kelompok GL 005.

Bimbingan yang baik dari DPL.

Dukungan dan bantuan dari bapak dan ibu Keuchik Desa Durin.

Tempat dan waktu yang tersedia cukup memadai.

  1. Faktor Penghambat

Tidak adanya faktor penghambat dari kegiatan ini.

6. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Hasil yang dicapai adalah anak-anak di Desa Durin lebih memahami materi dasar yang diberikan serta sudah tahu pentingnya ilmu pengetahuan dasar dalam kehidupan sehari – hari  dan agar anak-anak dapat terus termotivasi untuk belajar lebih giat.

IMG20180726102217 IMG20180726100800

Syahril Mahfuz

IMG-20180720-WA0024

1505104010014
Fakultas Pertanian
Peternakan

Program Kerja 

 A. Program Utama

1. BidangKegiatan yang Dipilih: Sanitasi Kandang

Kegiatan utama yang dilaksanakan adalah sanitasi kandang untuk masyarakat khususnya peternak. Secara sederhana sanitasi kandang dapat diartikan membersihkan seluruh kandang dan lingkungan dari sekitar kandang. Sanitasi kandang merupakan hal yang  penting bagi setiap peternakan baik yang mempunyai usaha peternakan besar, menengah, maupun peternakan kecil. Sanitasi kandang memiliki manfaat yang besar, diantaranya untuk mencegah penyebaran penyakit diarea peternakan, menjaga kebersihan kandang, serta untuk meminimalisirkan terjadinya penyakit pada ternak dan juga manusia.

Namun kesadaran masyarakat akan sanitasi kandang masih minim. Banyak peternak khususnya di desa tidak memerhatikan kebersihan kandang ternak. Akibatnya warga sekitar menjadi tidak nyaman. Kesehatan ternak dan masyarakat jadi terganggu. Oleh Karena itu, sanitasi kandang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kebersihan kandang. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian dan penerapan ilmu yang didapat selama di perkuliahan kepada masyarakat, dan untuk mengaplikasikan ilmu peternakan yang baik.

2. Maksud, Tujuan, dan Sasaran yang InginDicapai

Maksud dari kegiatan sanitasi kandang ini adalah untuk memberikan informasi pentingnya menerapkan sanitasi dan kebersihan area kandang untuk setiap kagiatan usaha peternakan baik dalam peternakan kecil, menengah maupun skala besar.

Tujuan dari program iniyaitu agar masyarakat ikut menjaga kebersihan kandang ternak maupun lingkungan sekitar kandang sehingga ternak maupun masyarakat terbebas dari kontaminasi penyakit yang disebabkan oleh kandang yang tidak terjaga kebersihannya.

Sasaran dari kegiatan ini merupakan masyarakat sekitar perkampungan Durin yang memiliki ternak yang di pelihara di sekitar pekarangan rumah.

3.Waktu Pelaksanaan

Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 22 Juli 2018 di kandang peternakan warga yang berada di Kampung Durin, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten GayoLues.

 4. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Kegiatan ini ditujukan kepada peternak di Kampung Durin, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, yang dilaksanakan oleh Syahril Mahfuz dan dibantu oleh teman sekelompok yaitu Rizki Aulia Nanda. Kegiatan sanitasi kandang ini dilakukan dengan cara langsung mengunjungi kandang peternak. Jumlah peternakan yang berhasil dikunjungi adalah sebanyak 3 kandang ternak milik warga. Peternakan yang dimaksud merupakan peternakan rakyat yang pemeliharaanya di sekitar perkarangan rumah. Para peternak diberikan pemahaman mengapasanitasi kandang dan manfaat sanitasi kandang. Kemudian peternak diajarkan bagaimana sanitaasi yang baik dilakukan, dan peralatan yang dibutuhkan untuk sanitasi. Dan waktu yang tepat untuk melakukan sanitasi

Hasil yang dicapai yakni para peternak umumnya telah mengetahui manfaat sanitasi kandang dan bagaimana cara sanitasi yang baik serta mengetahui cara menjaga kandang agar tetap bersih.

5. Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat

 

Faktor pendukung keberhasilan program ini adalah adanya dukungan dari warga. Faktor pendukung lain untuk program ini yaitu adanya dukungan dari rekan KKN yang ikut membantu dalam melakukan penyuluhan dan sanitasi. Sedangkan faktor penghambat yaitu susahnya menemui warga di siang hari karena kesibukan warga yang bertani dan bekerja lainnya, serta minimnya pengetahuan tentang ilmu peternakan.

Kegiatan Penunjang

  1. BidangKegiatan yang Dipilih : Sosialisasi Komputer

Pengetahuan tentang komputer harus ditanamkan sejak dini untuk anak agar kedepannya dapat memudahkan anak untuk mendapatkan informasi dan sebagai media belajar. Pengetahuan komputer yang di tanamkan kepada anak adalah pengetahuan tentang positif dan negatifnya dari komputer. Saya memilih melaksanakan program sosialisasi komputer karena dapat mengoprasikan komuter itu sangat penting, agar dapat memudahkan dalam mencari informasi dan media belajar serta perlunya pemberitahuan dampak negatif dari komputer yang saat ini banyak di salah gunakan.

2. Maksud, Tujuan, dan Sasaran yang Ingin Dicapai

Maksud dari kegiatan ini adalah agar anak-anak dapat mengetahui manfaat dari komputer yang dapat memudahkan dalam pekerjaan dan dapat mengetahui dampak negatif dari computer sehingga anak-anak tidak menyalahartikan dan menyalahgunakan computer untuk hal yang tidak bermanfaat. Diharapkan kedepannya anak-anak dapat memanfaatkan computer dengan baik sesuai dengan tujuan dan tidak di salah gunakan dalam pemakaiannya. Dan tujuan saya melakukan kegiatan ini adalah agar dapat melakukan sosialisasi kepada anak-anak bahwa terdapat dampak positif dan negatif dari computer

3. Waktu Pelaksanaan

Sosialisasi mengenai komputer dilaksanakan sebanyak satu kali yaitu pada tanggal 31 Juli 2018. Kegiatan ini dilakukan di SDN 1 BlangKejeren.

4. Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut

Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan mendatangi anak-anak yang sedang berada di SDN 1 BlangKejeren dan melakukan sosialisasi di dalam ruangan kelas. Dan kemudian mengajarkan anak-anak tersebut tentang computer dan tentang positif negatifnya komputer.

Hasil yang dicapai adalah mereka antusias untuk mengikuti program ini. Dan dengan adanya kegiatan ini mereka sudah mulai bisa menegtahui pentingnya computer dan positif negatifnya komputer.

5. Faktor pendukung dan faktor penghambat

Faktor pendukung dalam kegiatan ini adalah adanya dukungan kepala sekolah dan guru guru yang ada di SDN 1 BlangKejeren dan rekan-rekan KKN kelompok GL 005.

Sedangkan faktor penghambat kegiatan ini adalah kurangnya konsentrasi dari anak –anak yang sedang mengikuti sosialisasi.

IMG20180720095106 IMG20180720094940

Gunawan Ardiansyah

IMG20180718111326

Gunawan Ardiansyah

1503101010198

Fakultas Hukum

Ilmu Hukum

Program Kerja 

 A. Program Utama

1). BidangKegiatan yang Dipilih: Sosialisasi Tentang Taat Berlalu Lintas di Jalan Raya

Lalu-Lintas menurut uu no 22 tahun 2009 adalah sebagai gerak kendaraan dan orang diruang lalu lintas jalan, yang dimaksud dengan ruang lalu-lintas jalan adalah prasarana yang diperuntukan bagi gerak pindah kendaraan, orang dan/atau barang yang berupa jalan dan fasilitas pendukung.

Dengan semakin bertumbuhnya ekonomi pada masyarakat maka kita melihat anak-anak dibawah umur mengendarai kendaraan bermotor (sepeda motor) sendiri ke sekolah atau sekedar jalan-jalan dengan taman-temannya dengan tidak memperhatikan keamanan, penumpang melebihi kapasitas dari kendaraan tersebut tanpa menggunakan helm, tidak ada lampu pendukung seperti lampu sein, headlamp, dan lampu belakang. Begitu pula yang terjadi pada desa Durin, Blangkejeren, Gayo Lues , lokasi yang berdekatan dengan jalan sehingga masyarakat desa Durin sering terjadi kecelakaan yang sampai memakan korban jiwa di jalan tersebut khususnya anak-anak dan remaja. Sehingga perlu adanya sosialisasi tertib berlalu-lintas agar dapat menekan jumlah kecelakaan yang terjadi karena diakibatkan oleh manusia yang lalai dan tidak tahu menahu tentang tata tertib serta rambu-rambu dalam berlalulintas.

2). Maksud, Tujuan, dan Sasaran Kegiatan

        Adapun maksud kegiatan ini adalah untuk memberi kesadaran masyarakat desa Durin tentang pentingnya tertib lalu-lintas  agar kecelakaan yang sering terjadi dapat berkurang bahkan tidak lagi terjadi di kemudian hari. Tujuan kegiatan ini Untuk mewujudkan lalu-lintas dan angkutan jalan yang selamat, aman, lancar, tertib, teratur, nyaman dan efisien melalui manajemen lalu-lintas. Dan sasaran agar adanya rasa sadar akan tertib lalu-lintas sejak usia dini sehingga tidak membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan yang lain.

3). Hasil yang Dicapai  dan Tindak Lanjut

Sosialisasi lalu-lintas dilaksanakan oleh Gunawan Ardiansyah dibantu oleh Rizkika Fadhilah, Erika Rozana dan Rina Febriana serta seluruh teman kelompok KKN GL005 Kampong Durin. Program ini telah dilaksanakan sebanyak 1 kali selama KKN yaitu pada tanggal 24 Juli 2018. Kegiatan ini dilakukan di SDN 1 Blangkejeren yang berada di desa desa Durin.

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Hari                           : Minggu

Tanggal                      : 24 Juli 2018

Pukul                         : 09.40 s/d 10.30 WIB

Tempat                      : SDN 1 Blangkejeren

Adapun yang terlibat dalam kegiatan ini adalah anak-anak di desa Durin khususnya siswa siswi SDN 1 Blangkejeren yang berada di Desa Durin. Metode yang digunakan ialah presentasi, diskusi & bimbingan langsung untuk mengumpulkan data dan menjelaskan akan pentingnya program sosilisasi lalulintas ini kepada siswa siswi SDN 1 Blangkejeren. Setelah selesainya program ini, diharapkan terciptanya kesadaran dari anak-anak tersebut agar tidak membawa kendaraan bermotor sendiri bila belum meiliki SIM serta mengetahui rambu-rambu lalulintas dan cara menyebrang jalan yang baik dan benar. Setelah selesainya program ini diharapkan agar tidak ada lagi kecelakaan yang terjadi di jalan-jalan perdesaan dan perkotaan yang tergolong ramai ini karena berdekatan dengan pasar yang disebabkan oleh ketidaktahuan tentang berlalulintas, terwujudkan lalu-lintas dan angkutan jalan yang selamat, aman, cepat, lancar, tertib dan teratur, nyaman dan efisien melalui manejemen lalu-lintas.

4). Faktor Pendukung dan Penghambat

(a). Faktor Pendukung

  • Adanya persetujuan dari pihak SD Negeri 1 Blangkejeren untuk melakukan kegiatan tersebut.
  • Siswa memperhatikan materi yang diberikan dengan antusias.
  • Adanya bantuan dari teman-teman kelompok.

(b). Faktor Penghambat

Tidak ada penghambat dalam menjalankan program ini, semua berjalan sesuai rencana.

IMG20180724101255 IMG20180724101358 IMG20180724101207

 

b). Kegiatan Penunjang

      1). Bidang Kegiatan yang Dipilih: Sosialisasi Bahaya NAPZA / Narkoba

NAPZA adalah singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif adalah bahan / zat yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan / psikologi seseorang (pikiran, perasaan dan perilaku) serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologi. Bahaya NAPZA bahan/zat bila masuk kedalam tubuh akan mempengaruhi tubuh terutama susunan saraf pusat/otak, sehingga menyebabkan gangguan fisik, psikis dan fungsi sosial sehingga dapat menyebabkan kematian.

2). Maksud, Tujuan, dan Sasaran Kegiatan

Sosialisasi bahaya tentang bahaya penggunaan narkoba ini merupakan proses tahap awal agar siswa/i menjauhkan dari yang namanya narkoba. Dengan adanya kegiatan ini, bertujuan agar siswa/i di SDN 1 Blangkejeren dapat terhindar dari bahaya narkoba serta anak-anak dan siswa/i juga mengetahui racun yang terkandung di dalam narkoba.

3). Hasil yang Dicapai  dan Tindak Lanjut

Kegiatan sosialisasi bahaya NAPZA ini dilakukan oleh Gunawan Ardiansyah dan dibantu oleh Syahril Mahfuz, Rizki Aulia Nanda, Rina Mulya dan seluruh teman kelompok KKN GL005 Kampong Durin. Kegiatan ini telah dilaksanakan sebanyak satu kali selama pelasanaan KKN yaitu pada hari kamis tanggal 06 Agustus 2018 pukul 09.00-11.00 wib di SDN 1 Blangkejeren. Pada kegiatan ini antusias siswa/i di SDN 1 Blangkejeren sangat tinggi sehingga jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini banyak walau hanya dalam sekali pertemuan. Setelah kegiatan sosialisasi selesai banyak siswa/i yang bertanya bagaimana cara terhindar dari narkoba dan saya pun mengarahkan caranya. Hasil yang didapat pada kegiatan ini adalah menambah wawasan dan pengetahuan siswa/i dan anak-anak untuk tidak mendekati narkoba dikemudian hari dan lebih mencintai hidup sehat tanpa narkoba dengan meraih prestasi.

4). Faktor Pendukung dan Penghambat

(a). Faktor Pendukung

  • Adanya dukungan dari Kepala Sekolah serta dari para Guru SDN 1 Blangkejeren sehingga dalam proses izin maupun pelaksanaannya berjalan dengan baik.
  • Adanya dukungan dari siswa/i SDN 1 Blangkejeren yang dengan senang hati dan antusias mengikuti program yang kami laksanakan.
  • Adanya partisipasi dan bantuan dari seluruh anggota kelompok KKN.

(b). Faktor Penghambat

Tidak ada penghambat dalam mejalankan program ini, semua berjalan sesuai rencana.

IMG-20180730-WA0036 IMG-20180808-WA0007