Realisasi Program Kelompok

1. Pelatihan Bela Negara untuk Siswa/Siswi SD Negeri 1 Darul Hikmah 

image039 image040

Bela Negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi suatu negara tentang patriotisme seseorang, suatu kelompok atau seluruh komponen dari suatu negara dalam kepentingan mempertahankan eksistensi negara tersebut.

Setiap warga negara memiliki kewajiban yang sama dalam masalah pembelaan negara. Hal tersebut merupakan wujud kecintaan seorang warga negara pada tanah air yang sudah memberikan kehidupan padanya. Hal ini terjadi sejak seseorang lahir, tumbuh dewasa serta dalam upayanya mencari penghidupan.

Adapun maksud dan tujuan dari pelaksanaan kegiatan Pelatihan Bela Negara di SD Negeri 1 Darul Hikmah yaitu untuk menumbuhkan rasa cinta pada tanah air, dan untuk meningkatkan kemampuan siswa/i SD Negeri 1 darul Hikmah dalam hal Bela Negara.

 

2. Pembuatan Nama Jalan dan Papan Petunjuk Arah

IMG3 IMG_20190202_141824

Bidang kegiatan yang dipilih adalah Pembuatan Nama Jalan dan Papan Petunjuk Arah. Kegiatan ini berisikan pembuatan nama Jalan Cempedak, Jalan Alam Subur, dan Jalan Padang payung, serta pembuatan papan petunjuk arah ke Krueng Tho, Arongan dan Patek.

Tujuan utama kegiatan Pembuatan Nama Jalan dan Papan Petunjuk Arah adalah untuk meningkatkan pemahaman warga desa tentang alokasi dana desa agar merata mulai dari anak-anak, wanita, serta untuk aparatur desa. Kegiatan ini ditujukan untuk Desa Krueng Tho. Kami berharap dengan adanya nama jalan dan papan petunjuk arah agar dapat memudahkan warga baik warga desa maupun tamu yang berkunjung supaya mudah mengenali nama jalan dan tidak tersesat

 

3. Program Bermitra Mengenai Alokasi Dana Desa

image045 image046

Alokasi Dana Desa merupakan kegiatan yang berisikan sosialisasi tentang alokasi dana desa yang baik dan benar agar merata kepada seluruh jajaran masyarakat desa. Kegiatan kerjasama antara BKPSDM ( Badan Kepegawaian dan pengembangan Sumber Daya Manusia) Kabupaten Aceh Jaya dan mahasiswa KKN AJ-059 Desa Krueng Tho ini diadakan sebagai wadah bagi masyarakat untuk memhilangkan kebingungan selama ini tentang alokasi dana desa agar merata baik untuk kaum laki-laki, kaum perempuan dan anak-anak.

Tujuan utama diadakannya KB Alokasi Dana Desa adalah untuk meningkatkan pemahaman warga desa tentang alokasi dana desa agar merata mulai dari anak-anak, wanita, serta untuk aparatur desa. Kegiatan KB Alokasi Dana Desa ini ditujukan untuk seluruh warga Desa Krueng Tho, mulai dari aparatur desa hingga warga laki-laki dan perempuan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi pemahaman yang baik untuk warga desa tentang pengalokasian dana desa yang baik dan benar.

 

4. Penomoran Rumah-Rumah Warga di Desa Krueng Tho

IMG1 IMG2

Bidang kegiatan kelompok yang dipilih adalah Penomoran Rumah-Rumah Warga di Desa Krueng Tho, kecamatan Darul Hikmah kabupaten Aceh Jaya. Tujuan utama penomoran rumah di Desa Krueng Tho adalah untuk keteraturan urutan rumah serta memudahkan masyarakat dan pencari alamat. Manfaatnya memberi petunjuk alamat rumah kepada masyarakat Desa Krueng Tho itu sendiri dan masyarakat luar yang berkunjung ke Desa tersebut.

Hasil yang dicapai adalah warga sangat mendukung kegiatan penempelan nomor rumah ini sehingga penempelan nomor rumah berhasil dilkasanakan. Diharapkan nomor rumah ini dapat membantu dan memberi petunjuk bagi masyarakat luar yang berkunjung dan mencari alamat di Desa Krueng Tho, sekaligus diharapkan warga dapat menjaga nomor rumah yang sudah ditempel oleh mahasiswa KKN Unsyiah.

 

5. Festival Anak Sholeh

IMG-20190205-WA0005 IMG-20190217-WA0011 IMG-20190217-WA0015 image041 image042IMG-20190217-WA0009

 

Festival anak sholeh merupakan kegiatan yang berisikan berbagai perolombaan islami seperti, adzan,  hafalan surah pendek dan cerdas cermat. Festival anak sholeh diadakan sebagai bentuk apresiasi mahasiswa KKN Unsyiah kelompok AJ-059 untuk menyalurkan dan mengembangkan bakat-bakat yang dimiliki oleh anak-anak di Gampong Krueng Tho dan Paya Santeut khususnya dalam bidang keislamian. Tema yang diusung melalui Festival Anak Sholeh ini adalah Membangun Generasi Muda Gampong Madani.

Tujuan utama diadakannya festival anak sholeh adalah untuk meningkatkan motivasi anak-anak dalam mempelajari dan mengamalkan ajaran agama islam dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyalurkan dan mengembangkan bakat-bakat yang dimiliki oleh anak-anak. Kegiatan festival anak sholeh ini ditujukan untuk anak-anak di Gampong Krueng Tho dan Paya Santeut serta bekerjasama dengan kelompok AJ-057. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk pribadi anak-anak yang sholeh dan cerdas sebagai generasi muda harapan bangsa Indonesia.

Realisasi Program Penunjang Mahasiswa KKN

1. DIAN PERMATA ALHAI (Fakultas Pertanian)

-Kegiatan Penunjang: Sosialisasi Cuci Tangan Bersih yang Baik dan Benar

image007 image008

Mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari jemari menggunakan air dan sabun oleh manusia untuk menjadi bersihdan memutuskan mata rantai kuman. Mencuci tangan dengan sabun dikenal juga sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit. Maksud dari kegiatan Cuci Tangan Bersih ini adalah untuk mengajarkan anak- anak TK Harapan Ayah Bunda Gampoeng Krueng Tho cara- cara mencuci tangan yang baik dan benar dengan menggunakan sabun dan air mengalir. Serta memberikan penjelasan tentang apa guna mencuci tangan hingga bersih dan kapan waktu yang tepat untuk mencuci tangan.

 

2. ROJI ANGGARA (Fakultas Pertanian)

-Kegiatan Penunjang: Mitigasi Bencana

image027 image028

Mitigasi bencana merupakan suatu kegiatan yang diadakan untuk melatih anak-anak dan mendidik anak-anak SD untuk lebih mengenal bencana dan bahaya bencana, cara mengatasi apabila terjadi bencana. Apabila anak-anak sudah tau bahaya dari suatu bencana maka akan dapat mengurangi resiko dari bencana.

 

3. ANIS MAULIZA (Fakultas Kedokteran)

-Kegiatan Penunjang: Sosialisasi Bagian Tubuh yang Boleh dan tidak Boleh Disentuh Orang Lain pada Anak-anak SD Negeri 1 Darul Hikmah

image003 image004

Sosialisasi bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain merupakan suatu kegiatan yang diadakan dengan tujuan melatih anak-anak SD Negeri 1 Darul Hikmah agar anak-anak dapat melindungi dirinya sendiri dari kejahatan kekerasan seksual. Materi disampaikan mengenai bagian tubuh mana saja, yang boleh disentuh maupun yang tidak boleh disentuh atau dilarang oleh siapapun termasuk orang tuanya sendiri (ayah). Ada empat bagian tubuh anak yang tidak boleh disentuh, yakni bagian bibir, dada, alat vital, dan pantat.

 

4. M ARIF FAYADH (Fakultas Teknik)

-Kegiatan Penunjang: Lomba Berhitung Cepat

image011 image012

Lomba berhitung cepat merupakan lomba yang bergerak dibidang pendidikan yang diadakan untuk dapat memberikan rasa motivasi kepada masyarakat khusus nya siswa atau generasi muda tentang penting nya kemampuan berhitung dalam kehidupan. Selain itu, siswa juga dilatih lebih teliti dalam menyelesaikan persoalan. Sasaran dalam kegiatan ini adalah agar anak-anak SD Negeri 1 Darul Hikmah Kecamatan Darul Hikmah, Kabupaten Aceh Jaya.

 

5. NANA MARDIANA (Fakultas Pertanian)

-Kegiatan Penunjang: Lomba Mewarnai

image015 image016

Lomba mewarnai merupakan suatu kegiatan yang diadakan dengan tujuan melatih anak-anak Desa Krueng Tho agar lebih semangat dan kreatif dalam mewarnai. Sebelum lomba mewarnai dimulai terlebih dahulu disampaiakan cara mewarnai yang benar, yaitu harus memperhatikan kerapian dan memilih karakteristik dalam memilih warna. Program lomba mewarnai ini dibuat secara masing-masing.

 

6. NUR FAJRI AGUSTINA (Fakultas MIPA)

-Kegiatan Penunjang: Sosialisasi tentang Menjaga Kesehatan Gigi

image019 image020

Menjaga kesehatan gigi adalah hal yang sangat penting dalamkehidupan sehari-hari, terutama pada anak-anak, karena anak-anak belum begitu paham tentang bahaya apa yang dimakannya terhadap kesehatan gigi. Kegiatan yang dipilih adalah “Sosialisasi tentang Menjaga Kesehatan Gigi serta Praktik Sikat Gigi yang Baik dan Benar”. Program ini sangat menyenangkan karena diselipkan dengan praktik sikat gigi yang juga memberi pengetahuan pada anak-anak agar menyikat gigi dan menjaga kesehatan giginya dengan baik

 

7. RAHMA FITRIA (Fakultas Pertanian)

-Kegiatan Penunjang: Melaksanakan Pelatihan Dasar Bahasa Inggris

image023 image024

Kegiatan penunjang yang diprogramkan oleh Rahma Fitria, mahasiswi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala ini  adalah  melaksanakan pelatihan dasar Bahasa Inggris.  Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa SDN 01 Darul Hikmah sejak dini karena bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa universal yang dapat dimengerti hampir oleh seluruh dunia.

 

8. TEGUH SULTANUDDIN (Fakultas Teknik)

-Kegiatan Penunjang: Lomba Menggambar Bebas

image031 image032

Lomba menggambar bebas merupakan suatu kegiatan yang diadakan dengan tujuan melatih anak-anak gampong Krueng Tho agar lebih semangat dan kreatif dalam menuangkan imajinasi kedalam gambar. Sebelum lomba menggambar dimulai terlebih dahulu disampaiakan cara menggambar bebas dan teknik render pensil. Program lomba menggambar ini dibuat secara masing-masing.

 

9. TOMY WIJAYA PUTRA (Fakultas Teknik )

-Kegiatan Penunjang: Game Kreatif (Tebak Gambar)

image035 image036

Game kreatif (tebak gambar) merupakan permainan kreatif yang mengasah kemampuan pola pikir, penalaran serta meningkatkan daya imajinasi seseorang. Game kreatif (tebak gambar) ini juga dapat menjadi salah satu sarana permainan yang menghibur serta mendidik bagi anak-anak desa Krueng Tho. . Pada Permainan ini, anak-anak dituntut untuk aktif, kreatif dan imajinatif. Permainan ini sangat baik untuk perkembangan penalaran serta kecerdasan anak

 

Realisasi Program Utama Mahasiswa KKN

A. Sosialisasi Pembuatan Sabun Cair Cuci Piring

Tomy Wijaya Putra (kiri) melakukan testimoni pembuatan sabun
Tomy Wijaya Putra (kiri) melakukan testimoni pembuatan sabun

    Tomy Wijaya Putra selaku mahasiswa Teknik Kimia Unsyiah menggagas program Sosialisasi Pembuatan Sabun Cair Cuci Piring bagi warga Gampong Krueng Tho sebagai program utama KKN Unsyiah XVI 2019. Pembuatan sabun cair cuci piring dipilih sebagai program utama yang sesuai dengan bidang keilmuan teknik kimia karena beberapa alasan sebagai berikut.

1) Bahan kimia yang diperlukan relatif sederhana dan mudah didapatkan.
2) Proses pembuatan sabun cair cuci piring relatif sederhana dan mudah  diterapkan oleh warga desa khusunya ibu-ibu dalam kehidupan sehari-hari.
3) Sabun cuci piring merupakan salah satu produk yang sangat diperlukan oleh ibu-ibu dalam kehidupan sehari-hari.

      Kegiatan ini dilaksanakan selama satu kali pertemuan yaitu pada hari Kamis tanggal 17 Januari 2019 pukul 15.00 wib. Jumlah ibu-ibu yang hadir sekitar 20 orang lebih dari desa Krueng Tho dan Paya Santeut. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tomy Wijaya Putra sebagai pelaksana program utama serta dibantu oleh teman-teman dari kelompok KKN AJ059 dan AJ057. Ibu-ibu yang hadir sangat antusias dan tertarik terhadap kegiatan ini. Mereka mengatakan bahwa mereka baru pertama kali ini melihat proses pembuatan sabun cuci piring. Ibu-ibu tersebut berterima kasih karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka. Setelah kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu tersebut dapat membuat sabun cair cuci piring sendiri atau bahkan menjadikannya sebagai peluang usaha.

         Tujuan utama kegiatan pembuatan sabun cair cuci piring ini adalah untuk menambah pengetahuan ibu-ibu mengenai pembuatan sabun cair sehingga dapat membuka peluang usaha bagi ibu-ibu. Selain itu, kegiatan ini juga dapat membantu menghemat biaya pengeluaran rumah tangga, karena satu paket bahan kimia pembuatan sabun cuci piring dengan harga sekitar Rp. 60.000 dapat menghasilkan produk sabun cair sebanyak 17 liter. Jika produk sabun cair komersial pada umumnya berharga Rp.10.000 per 1 Liter maka dapat menghemat biaya sebesar Rp.90.000 atau sekitar 150% dari harga paket bahan kimia pembuatan sabun cair cuci piring.

IMG_2535
Sosialisasi pembuatan sabun cair cuci piring di dusun Padang Payung
Sosialisasi pembuatan sabun cair cuci piring di dusun Alam Subur
Sosialisasi pembuatan sabun cair cuci piring di dusun Alam Subur
Pembagian sabun cuci piring kepada masyarakat
Pembagian sabun cuci piring kepada masyarakat Krueng Tho dan Paya Santeut

 

B. Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Rumah Tangga

Anis Mauliza (kiri) sedang memberikan bingkisan kepada seorang warga Krueng Tho
Anis Mauliza (kiri) sedang memberikan bingkisan kepada seorang warga Krueng Tho

      Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan program utama yang dipelopori oleh Anis Mauliza sebagai mahasiswa Kedokteran Unsyiah. Kegiatan ini berupa sosialisasi kepada masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat yang mencakup delapan indikator individu (cuci tangan, BAB dengan jamban, konsumsi sayur dan buah, aktivitas fisik, tidak merokok dalam rumah, persalinan oleh tenaga kesehatan, memberi ASI eksklusif pada bayi, menimbang balita) dan dua indikator rumah tangga (sumber air bersih dan memberantas jentik nyamuk). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat sehingga masyarakat tidak mudah terserang penyakit.

        Kegiatan PHBS ini dilaksanakan oleh Anis Mauliza sebagai pelaksana utama dan dibantu oleh teman-teman kelompok AJ-059. Kegiatan ini dilaksanakan secara kunjungan rumah (visit home) selama 3 hari pada tanggal 14-16 Januari 2019 di rumah-rumah warga Desa Krueng Tho. Masyarakat Desa Krueng Tho sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka banyak bertanya tentang cara menjaga kebersihan dan pencegahan penyakit. Setelah kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat bersama-sama untuk menjaga pola hidup yang bersih dan sehat.

Sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat
Sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat Krueng Tho
Foto bersama warga setelah sosialisasi PHBS
Foto bersama warga setelah sosialisasi PHBS

 

C. Sosialisasi Pembuatan Irigasi Tetes Sederhana

 

image005
Dian Permata Alhai (tengah/ memegang botol) menjelaskan irigasi tetes kepada warga Krueng Tho

      Sosialisasi Pembuatan Irigasi Tetes Sederhana merupakan program utama dari Dian Permata Alhai, Mahasiswa Ilmu Tanah Unsyiah. Irigasi tetes adalah metode irigasi yang menghemat air dan pupuk dengan membiarkan air menetes pelan-pelan ke akar tanaman, baik melalui permukaan tanah atau langsung ke akar. Irigasi tetes menggunakan debit kecil dan konstan serta tekanan rendah. Air akan menyebar di tanah baik ke samping maupun ke bawah karena adanya gaya kapiler dan gravitasi. Bentuk sebarannya tergntung jenis tanah, kelembaban, permeabilitas tanah, dan jenis tanaman. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah agar warga Desa Krueng Tho dapat mengenal sistem irigasi yang baru untuk tanaman, meningkatkan nilai guna air , meningkatkan pertumbuhan tanaman dan hasil, meningkatkan efisiensi dan efektifitas pemberian air dan pupuk, menekan pertumbuhan gulma, menghemat waktu dan tenaga.

       Kegiatan ini telah berhasil dilaksanakan pada hari Kamis, 17 Januari 2019 di Posko KKN Aj-059 Krueng Tho selama satu kali pertemuan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dian Permata Alhai sebagai pelaksana utama dan dibantu oleh teman-teman kelompok AJ-059. Warga yang hadir dalam kegiatan ini sangat antusias dan bersemangat. Hal ini dapat di lihat dari jumlah kehadiran dan pertanyaan- pertanyaan yang diajukan pada saat kegiatan Sosialisasi Pembuatan Irigasi Tetes Sederhana tersebut. Setelah adanya kegiatan ini diharapkan agar warga Krueng Tho dapat membuat irigasi tetes sederhana untuk tanaman di rumah masing – masing. Hasil dari kegiatan ini cukup baik dan sangat memuaskan.

 

image006
Antusiasme warga Krueng Tho mengikuti Sosialisasi Irigasi Tetes

D. Sosialisasi Pembuatan Paving Blok Menggunakan Limbah Plastik

 

M. Arif Fayyadh (tengah/memakai almamater unsyiah) menjelaskan proses pembuatan paving blok dari limbah plastik
M. Arif Fayadh (tengah/memakai almamater unsyiah) menjelaskan proses pembuatan paving blok dari limbah plastik

      Pembuatan paving blok menggunakan limbah plastik merupakan suatu program yang diadakan untuk mengajak masyarakat dalam berinovasi dengan memanfaatkan limbah lingkungan sekitar. Kegiatan ini dipelopori oleh M. Arif Fayadh selaku mahasiswa Teknik Sipil Unsyiah. Maksud dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan kesadaran masyarakat tentang penggunaan sampah plastik yang dapat digunakan untuk membuat paving blok dan juga mengurangi pencemaran lingkungan dengan membakar sampah serta berinovasi dengan memanfaatkan limbah lingkungan sekitar. Pembuatan paving blok menggunakan limbah plastik ini juga dimaksudkan untuk menjadikan masyarakat yang mampu mengolah barang yang tak terpakai terutama plastik dan abu sekam padi untuk menjadi barang yang berguna.

       Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 28 Januari 2019 di kantor serbaguna geuchik gampong Krueng Tho. Kegiatan ini dilakukan untuk bapak-bapak, ibuk-ibu, dan anak-anak. Jumlah masyarakat yang hadir berkisar 30 orang. Kegiatan ini dilaksanakan oleh M Arif Fayadh selaku penanggung jawab utama dan dibantu oleh Kawan-kawan KKN AJ-059.

        Adapun Hasil yang ingin dicapai adalah agar masyarakat yang mengikuti kegiatan Sosialisasi pembuatan paving blok menggunakan limbah plastik  ini dapat dengan seksama merasa terhibur dan mendapatkan pengetahuan baru mengenai cara berinovasi dengan memanfaatkan sampah di lingkungan sekitar kita.

M. Arif Fayyadh (tengah) sedang melaksanakan progam pembuatan paving blok dari limbah plastik
Proses pembuatan paving blok dari limbah plastik

E. Sosialisasi Bercocok Tanam bagi Anak-Anak

image013
Nana Mardiana (tengah/ memakai topi) sedang menjelaskan tahapan bercocok tanam kangkung kepada anak-anak desa Krueng Tho

         Sosialisasi Bercocok Tanam bagi Anak-Anak digagas oleh Nana Mardiana yang merupakan mahasiswa Teknik Pertanian Unsyiah. Adapun maksud dan tujuan dari pelaksanaan kegiatan bercocok tanam di Desa Krueng Tho yaitu agar anak-anak Desa Krueng Tho bisa lebih semangat dalam hal bercocok tanam dan menyalurkan hobi. Bercocok tanam adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan hasil yang setinggi – tingginya dengan kualitas sebaik mungkin,untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan maka tanaman yang akan ditanam harus sehat dan subur.

              Kegiatan ini telah dilaksanakan selama satu kali pertemuan pada tanggal 13 Januari 2019 di Posko KKN AJ-059. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Nana Mardiana dan dibantu oleh teman-teman kelompok AJ-059. Kegiatan bercocok tanam ini mendapatkan respon yang positif dari anak-anak desa Krueng Tho. Hal tersebut dapat dilihat Adapun maksud dan tujuan dari pelaksanaan kegiatan bercocok tanam di Desa Krueng Tho yaitu agar anak-anak Desa Krueng Tho bisa lebih semangat dalam hal bercocok tanam, menyalurkan hobi. Setelah adanya kegiatan ini diharapkan agar anak-anak dapat melanjutkan kegiatan dalam hal bercocok tanam tersebut. Hasil dari kegiatan bercocok tanam pada bibit kangkung ini cukup baik dan sangat memuaskan.

image014
Keseriusan anak-anak dalam mengikuti program bercocok tanam kangkung

F. Home Visit (Penyuluhan tentang Penyakit Hipertensi)

image017
Nur Fajri Agustina (Kiri) sedang memeriksa tekanan darah warga

 

          Progam Visit Home (Penyuluhan tentang Penyakit Hipertensi) merupakan program utama dari Nur Fajri Agustina, Mahasiswa Farmasi Unsyiah. Penyuluhan tentang penyakit hipertensi dipilih karena melihat banyaknya kemungkinan yang akan menyebabkan hipertensi yang dilihat dari kebiasaan masyarakat di Desa Krueng Tho ini, misalnya kebiasaan meminum kopi pada pagi dan malam yang bahkan dilakukan setiap hari. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan untuk pengecekan tekanan darah dan pengetahuan masyarakat tentang hal tersebut.

         Kegiatan ini dilaksanakan oleh Nur Fajri Agustina sebagai pelaksana utama dan dibantu oleh teman-teman kelompok AJ-059. Kegiatan ini dilaksanakan secara kunjungan rumah (visit home) selama 3 hari pada tanggal 14-16 Januari 2019 di rumah-rumah warga Desa Krueng Tho. Masyarakat di Desa Krueng Tho sangat antusias dan memiliki rasa ingin tahu yang juga tinggi. Mereka tidak segan untuk bertanya dan juga sangat bersedia untuk dicek tekanan darahnya. Pada kegiatan ini juga dibagikan brosur tentang bagiamana meminimalisir faktor resiko penyebab hipertensi kepada masyarakat yang tentunya dengan bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti dengan harapan masyarakat akan membaca dan menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya.

image018
Penyuluhan penyakit hipertensi kepada warga Krueng Tho

G. Menanam Tauge Sistem Hidroponik Sederhana  

 

image022
Rahma Fitria (kanan/ memakai topi) menjelaskan tentang hidroponik sederhana kepada warga Krueng Tho

      Program Menanam Tauge Sistem Hidroponik Sederhana merupakan program utama yang dipelopori oleh Rahma Fitria, mahasiswa Teknik Pertanian Unsyiah. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengenalkan kepada masyarakat cara menanam tauge dengan sistem hidroponik serta melatih masyarakat Krueng Tho yang memiliki kesibukan sehingga perlu adanya sosialisasi bercocok tanam yang sederhana dengan sistem hidroponik yang mudah dan murah.

       Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 13 Januari 2019 di Posko KKN AJ-059 Krueng Tho selama satu kali pertemuan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Rahma Fitria yang dibantu oleh teman-teman kelompok AJ-059. Hasil yang dicapai dari program menanam tauge sistem hidroponik sederhana yang telah dilaksanakan mendapatkan respon yang baik dari masyarakat Gampong Krueng Thoe dan antusias masyarakat sangat tinggi dalam hal mempelajari cara menanam tauge dengan sistem hidroponik sederhana. Pada saat kegiatan ini dilaksanakan masyarakat yang berada di dekat kegiatan ini dilaksanakan beramai-ramai datang untuk mengikuti kegiatan ini karena ini merupakan hal baru bagi mereka dan belum pernah dilakukan oleh mahasiswa KKN sebelumnya. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah agar masyarakat mampu  membuat tauge sendiri karena lebih terjamin kualitas, tidak menggunakan bahan kimia dan produk yang dihasilkan lebih tahan lama serta lebih segar dibandingkan yang dibeli di pasaran.

image021
Antusiasme warga khususnya ibu-ibu dalam mengikuti sosialisasi menanam tauge dengan metode hidroponik sederhana

H. Sosialisasi Pembuatan Perangkap Tikus

 

image025
Roji Anggara (kanan/ memakai almamater) menjelaskan proses pembuatan perangkap tikus

         Pembuatan perangkap tikus sederhana merupakan suatu program yang diadakan untuk menciptakan kesadaran masyarakat agar tidak menggunakan racun tikus yang bersifat membunuh dan mengandung bahan kimia. Kegiatan ini dipelopori oleh Roji Anggara, mahasiswa Agroteknologi Unsyiah. Kegiatan ini dibuat karena banyaknya masyarakat yang bertanya bagaimana cara membasmi hama tikus yang baik dan benar.

          Kegiatan Sosialisasi perangkap tikus sederhana ini dilaksanakan di kantor serbaguna geuchik gampong Krueng Tho. Kegiatan ini dilakukan untuk bapak-bapak dan ibuk-ibuk yang mayoritas sebagai petani dengan jumlah pertemuan yaitu sekali yang dilaksanakan pada tanggal 26 Januari 2019. Jumlah masyarakat yang hadir berkisar 30 orang. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Roji Anggara selaku penanggung jawab utama dan dibantu oleh Kawan-kawan KKN AJ-059. Hasil yang ingin dicapai adalah agar masyarakat yang mengikuti kegiatan sosialisasi perangkap tikus sederhana ini dapat dengan seksama merasa terhibur dan mendapatkan pengetahuan baru mengenai cara mengatasi hama yang ada di lahan pertanian.

 

image026
Sosialisasi pembuatan perangkap tikus kepada warga Krueng Tho

I. Sosialisasi Rumah Sehat

 

image029
Teguh Sultanuddin (kanan) memaparkan teori rumah sehat kepada warga Krueng Tho

        Sosialisasi Rumah Sehat merupakan suatu program yang diadakan untuk menciptakan kesadaran masyarakat tentang kesehatan dalam proses perencenaan dan perancangan bangunan. Kegiatan ini merupakan program utama dari Mahasiswa Arsitektur Unsyiah yang bernama Teguh Sultanuddin. Sosialisai ini dibuat karena banyaknya masyarakat yang belum mengerti tentang merencanakan dan merancang bangunan sehat.

      Kegiatan Sosialisasi Rumah Sehat ini dilaksanakan di kantor serbaguna geuchik gampong Krueng Tho pada tanggal 26 Januari 2019. Jumlah masyarakat yang hadir berkisar 30 orang. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Teguh Sultanuddin dan dibantu oleh teman-teman kelompok KKN AJ-059. Hasil yang dicapai dari kegiatan Sosialisasi Rumah Sehat adalah agar masyarakat yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini dapat dengan seksama merasa terhibur dan mendapatkan pengetahuan baru mengenai cara merencanakan dan merancang bangunan dan rumah yang sehat.

image030
Para warga Krueng Tho yang menghadiri sosialisasi rumah sehat di gedung serbaguna

Perkenalkan Member Kami

1. Roji Anggara/ Fakultas Pertanian/Agroteknologi

IMG_20190217_003036

2. Tomy Wijaya Putra/  Fakultas Teknik/ Teknik Kimia

Tomy Wijaya Putra

3. Teguh Sultanuddin/ Fakultas Teknik/ Arsitektur

Processed with VSCO with aga1 preset

4. M arif fayadh /Fakultas Teknik/ Sipil

IMG_20190217_003018

5. Dian Permata Alhai/ Fakultas Pertanian/ Ilmu Tanah

dian permata alhai

6. Anis Mauliza/ Fakultas Kedokteran/ Pendidikan Dokter

anis mauliza

7. Nana Mardiana/ Fakultas Pertanian/ Teknik Pertanian

nana mardiana

8. Rahma Fitria/ Fakultas Pertanian/ Teknik Pertanian

rahma fitria

9. Nur Fajri Agustina/  Fakultas MIPA/  Farmasi

nur fajri agustina