Manfaat Rehabilitasi Narkoba untuk Pemulihan

Mungkin sulit untuk mengetahui cara terbaik untuk melawan kecanduan narkoba bila tak tahu solusinya. Kecanduan adalah penyakit, dan yang terbaik adalah melawannya dengan perawatan dan dukungan yang didapatkan dalam program pemulihan khusus di pusat rehabilitasi. Apa yang dimaksud dengan program rehabilitasi?

Tempat rehabilitasi Narkoba di Bogor Yuk ke Ashefa Griya Pusaka Aja

Pulih dari masalah ketergantungan narkoba merupakan hal yang perlu dilakukan, proses rehabilitasi narkoba biasanya memakan waktu yang cukup lama karena proses pemulihan dari masalah zat ini bisa dibilang cukup serius.

Oleh karena itu untuk kamu yang ada di lokasi JABODETABEK khususnya di Bogor dan sekitarnya, yuk ke Ashefa Griya Pusaka aja.

Program Rehabilitasi Narkoba

Penelitian telah menunjukkan bahwa program rehabilitasi narkoba secara dramatis dapat mengurangi persentase kekambuhan bagi banyak pecandu. Namun belum banyak yang paham apa yang dimaksud dengan program rehabilitasi itu. Ada beberapa jenis program rehabilitasi narkoba yaitu rawat jalan, rawat jalan intensif dan rawat inap. Program rehabilitasi narkoba dapat diselenggarakan oleh pemerintah dan bisa juga oleh pihak swasta.

Program rehabilitasi narkoba rawat inap biasanya akan memberikan pengawasan medis dan merupakan salah satu tahap pertama pengobatan kecanduan. Pilihan ini hanya setelah pihak medis mengevaluasi kondisi pasien kecanduan dengan cermat. Pecandu yang mendapatkan perawatan di pusat rehabilitasi adalah mereka yang harus dipantau setiap saat untuk mencegah kekambuhan. Selama rawat inap, pasien akan dapat mengembangkan kemampuan dalam detoks dalam program pemulihan.

Rehabilitasi rawat inap melibatkan jangka waktu yang lama untuk perawatan, terlepas dari jenis narkoba yang digunakan seseorang. Pasien diharuskan untuk tetap berada di fasilitas selama program berlangsung, termasuk bermalam. Meskipun tidak ada pengobatan tunggal yang tepat untuk semua orang, rehabilitasi rawat inap adalah salah satu bentuk pengobatan yang paling efektif untuk kecanduan narkoba. Sebagian besar program rehabilitasi narkoba rawat inap meliputi:

  • Penilaian dan perencanaan perawatan yang komprehensif
  • Supervisi keperawatan 24 jam
  • Manajemen obat, jika diperlukan
  • Bertemu dengan tenaga psikiatri satu kali atau lebih dalam seminggu
  • Grup pertemuan komunitas
  • Tinjauan terus menerus dari tujuan pengobatan
  • Terapi individu
  • Terapi rekreasi, seperti meditasi dan yoga
  • Terapi kelompok harian, termasuk kelompok khusus dan kelompok sebaya

Komponen Rehabilitasi Narkoba

Perawatan medis : Perawatan rawat inap melibatkan perawatan medis untuk mendukung pasien sebagai langkah pertama pemulihan. Misalnya pengguna narkoba intravena mungkin perlu diskrining untuk HIV, dan Hepatitis B dan C. 

Manajemen putus obat : Gejala putus obat bisa berlangsung lama setelah pasien tak menggunakan narkoba. Lamanya waktu tergantung pada penyalahgunaan obat, jumlah yang digunakan, berapa lama disalahgunakan, dan banyak faktor lainnya. Perawatan klinis pada pasien rawat inap membantu mengurangi efek samping negatif ketika seseorang mengalami gejala sakau yang terus-menerus.

Terapi individu dan kelompok : Konseling individu dan terapi kelompok merupakan pilihan yang termasuk dalam pelayanan rehabilitasi rawat inap. Topik yang dibahas selama terapi mungkin termasuk: penyalahgunaan zat, pengantar program, terapi kesedihan dan kehilangan, harga diri, masalah keluarga, hubungan interpersonal, dan terapi rekreasi.

Komponen rehabilitasi narkoba yang disebutkan di atas adalah untuk rehabilitasi residensial. Ini umumnya mengacu program yang diterapkan dimana pasien harus tinggal di tempat selama perawatan. Dalam rehabilitasi narkoba residensial, pasien akan tinggal di fasilitas dengan akses ke perawatan medis dan psikiatri. Rehabilitasi narkoba residensial ini akan membantu menghilangkan pengaruh eksternal negatif sekaligus menyusun kehidupan sehari-hari.

Setelah menjalani rehabilitasi narkoba residensial, pasien dapat beralih ke program rawat inap parsial atau program rawat jalan intensif. Dalam kedua program itu pasien dapat terus tinggal di klinik rehabilitasi, atau mereka dapat tinggal di rumah tergantung pada bagaimana program fasilitas dirancang.

Manfaat Rehabilitasi Narkoba

Keuntungan dari rehabilitasi narkoba rawat inap termasuk lingkungan yang terstruktur dengan akses ke banyak layanan, fasilitas, kesempatan pelatihan dan dukungan dari staf medis dan klinis.

  • Dukungan medis: Detoksifikasi terkadang bisa berakibat fatal. Perawat medis di pusat rehabilitasi narkoba dilatih untuk menangani situasi tersebut. Rehabilitasi narkoba ini menyediakan akses ke dukungan medis 24 jam dari program-program yang dijalankan.
  • Pemrograman terstruktur: Rehabilitasi narkoba di pusat rehabilitasi adalah lingkungan yang terstruktur. Program rehabilitasi menyusun hari dan minggu untuk membantu mengembalikan pasien agar dapat menerapkan gaya hidup sehat. 
  • Dukungan nutrisi: Makanan yang disediakan di pusat rehabilitasi rawat inap dirancang untuk kebutuhan nutrisi pasien yang sedang menjalankan detoksifikasi. Misalnya detoksifikasi untuk pecandu alkohol membutuhkan diet kaya tiamin dan vitamin lainnya. Detoksifikasi narkoba harus diberikan makanan kecil pada awalnya untuk membantu perut menyesuaikan diri sehingga akan terbiasa dengan makanan yang sehat.
  • Membentuk Kebiasaan Sehat Baru: Salah satu manfaat nyata dari rehabilitasi narkoba adalah membantu membangun kebiasaan baru yang sehat untuk menggantikan kebiasaan buruk. Rehabilitasi narkoba akan membantu pasien membangun hubungan dan aktivitas baru yang sehat tanpa harus menggunakan narkoba.
  • Rasa kebersamaan: Di pusat rehabilitasi narkoba biasanya akan berkumpul mereka yang mengalami pengalaman kecanduan yang serupa. Sesi terapi kelompok akan membantu membangun sistem pendukung yang mendorong pemulihan.

Bagaimana Memilih Pusat Rehabilitasi Narkoba

Jika Anda atau orang yang Anda cintai ingin keluar dari cengkeraman narkoba, segera saja hubungi pusat rehabilitasi narkoba. Namun  pastikan layanan itu menyediakan layanan lengkap untuk perawatan pasien kecanduan narkoba. Anda dapat memulai mengajukan beberapa pertanyaan dan pertimbangan berikut :

  • Apakah akomodasinya nyaman?
  • Apakah ini fasilitas gender tunggal atau netral gender?
  • Apakah para tenaga di sana cukup terbuka dan ramah dalam kunjungan pertama?
  • Apakah ini pusat rehabilitasi yang sudah terakreditasi?
  • Apakah tenaga medis di sana memang memiliki lisensi sesuai bidang keahliannya?
  • Apakah fasilitas yang diberikan merupakan bagian dari sistem perawatan kesehatan yang lebih besar yang akan membantu transisi ke perawatan rawat jalan?
  • Jika tidak, apakah mereka bermitra dengan klinik pengobatan lokal di daerah tersebut?
  • Apakah fasilitasnya dekat dengan rumah?
  • Seperti apa hari-hari biasa di fasilitas rehabilitasi itu?
  • Apakah obat disediakan untuk layanan medis dan psikiatri?
  • Apakah pusat rehabilitasi itu menawarkan pengobatan untuk penyakit penyerta?
  • Apakah pusat rehabilitasi itu mengobati kecanduan obat-obatan tertentu atau untuk semua jenis kecanduan?

Rehabilitasi narkoba residensial dapat memakan waktu mulai dari seminggu hingga berbulan-bulan. Lama tinggal tergantung pada obat yang digunakan, intensitas kecanduan dan faktor spesifik lainnya yang terkait dengan pemulihan setiap pasien. Sebagian besar program rehabilitasi rawat inap dapat berlangsung 30 hingga 45 hari atau lebih lama, tergantung pada kebutuhan setiap pasien. Biasanya, program 30, 60, dan 90 hari ditawarkan di banyak pusat rehabilitasi narkoba besar.

Sebagai aturan umum, semakin lama seseorang tinggal di pusat rehabilitasi maka akan semakin siap pasien untuk dapat mengatasi kehidupan di luar rehabilitasi dan mendapatkan pemulihan jangka panjang. Biaya rehabilitasi narkoba rawat inap memang biasanya lebih mahal daripada rehabilitasi rawat jalan. 

Fasilitas perawatan berkisar dari yang sangat sederhana hingga yang mewah, dan biayanya juga bisa sangat bervariasi. Namun secara umum, rehabilitasi narkoba residensial sepadan dengan harganya dan asuransi kesehatan dapat menanggung semua atau sebagian dari biaya rehabilitasi itu.