4273987449

Update Minecraft untuk Xbox Tidak Sengaja Masukkan Fitur Ray Tracing

Salah satu fitur yang paling menjanjikan dari pemain konsol Minecraft, tentu saja, penerapan teknologi ray tracing yang membuat visual game menjadi unik.

Xbox Insiders sudah memiliki akses ke pratinjau Minecraft yang mendukung raytracing, jadi pemain Minecraft di konsol Xbox senang beberapa waktu lalu.

Sayangnya, kesenangan itu tidak berlangsung lama, karena Microsoft tiba-tiba mengumumkan bahwa versi Minecraft Preview salah.

Melalui cuitan di akun resminya, Minecraft menggambarkan situasi yang dihadapinya setelah secara keliru memasukkan dukungan ray tracing ke dalam prototipenya.

Microsoft juga telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan menghapus fitur raytracing dari pratinjau. Sayangnya, mereka mengatakan bahwa mereka belum memiliki rencana untuk membawa fitur ini ke konsol.

Kabar duka bagi semua pemilik konsol Xbox yang sudah lama menantikan fitur ray tracing ini.

Microsoft sendiri pertama kali mengumumkan pengenalan ray tracing ke dalam game pada tahun 2019, tetapi pada akhirnya fitur ini hanya disertakan di versi PC.

Tom Warren dari The Verge sendiri menjelaskan pengalamannya mencoba Minecraft dengan raytracing di konsol Xbox. Ia secara tegas menyatakan bahwa fitur ini belum optimal.

Ia juga mengatakan bahwa diperlukan kerja dan perbaikan lebih lanjut agar kode fitur ini dapat bekerja secara optimal.

Akibatnya, Microsoft dapat merilis fitur ini di konsol Seri X di masa mendatang.

Cara Mendapatkan Kode Redeem FF

Bagi kalian para pemain game Free Fire atau yang juga dikenal dengan game FF, istilah redemption code tentunya sudah banyak yang tahu. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan kode penukaran FF? Sebelum kita membahas cara mendapatkan FF redemption code, mari kita bahas terlebih dahulu tentang redemption code itu sendiri.

Kode redemption adalah kode unik yang sering digunakan untuk menerima berbagai jenis hadiah atau item Free Fire seperti parasut, bundle, skin, diamond, hayato, kupon, dan lain-lain. Anda yang ingin tahu cara mendapatkannya bisa melihat informasi lengkapnya di bawah ini!

Cara Mendapatkan Kode Redeem FF

Untuk menerima kode penukaran gratis untuk mendukung game FF dari https://bertahan.my.id, lakukan hal berikut:

Pertama-tama, buka situs web yang membagikan kode penukaran FF. Ada banyak situs web yang membagikan kode penukaran FF di internet. Anda baru saja membuka halaman.
Di sana Anda akan menemukan berbagai jenis kode penukaran FF dan Anda dapat menyalinnya
Kemudian minta kode penukaran FF.

Anda harus mengajukan kode penukaran FF segera setelah Anda mengetahui cara mendapatkan kode penukaran FF. Sayangnya, jika Anda tidak terburu-buru untuk meminta kode, orang lain akan meminta kode terlebih dahulu sehingga Anda tidak dapat menggunakannya lagi.

Ya, kode penukaran FF hanya dapat digunakan satu kali. Jika orang lain mengklaimnya, kesempatan Anda untuk mengklaimnya akan hilang. Selain itu, untuk mengklaim kode penukaran FF, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, yaitu:

  • Kode penukaran FF harus 12 karakter, kombinasi angka dan huruf.
  • Setiap kode penukaran yang ingin Anda tukarkan memiliki tanggal kedaluwarsa dan tenggat waktu
  • Jika Anda menggunakan akun tamu, Anda tidak akan dapat menukarkan kode FF.
  • Hadiah dimasukkan melalui tab “Vault” di halaman awal game FF
  • Kode penukaran berlaku sesuai dengan wilayah nasional. Kode penukaran juga berbeda untuk negara yang berbeda.
  • Jika Anda mengalami masalah saat meminta kode penukaran, harap segera hubungi layanan pelanggan setempat untuk membantu Anda menyelesaikan masalah, atau
  • setidaknya berikan informasi tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Jika Anda memenuhi persyaratan untuk menerima kode, Anda dapat meminta kode penukaran FF. Prosedur untuk membuat permintaan adalah sebagai berikut:

  • Pertama, kunjungi situs resmi Free Fire di Garena
  • Kemudian masuk langsung ke akun Free Fire Anda, yang sudah ditautkan ke Google
  • Masukkan kode penukaran FF yang Anda terima. Kode penukaran FF biasanya terdiri dari 12 kombinasi huruf dan angka.
  • Masukkan kode di kolom “Redeem Code”.
  • Setelah memasukkan kode, klik tombol untuk konfirmasi
  • Jika iya, hadiah akan otomatis terkirim ke email game Free Fire kamu

Menyukai? Bukankah itu mudah untuk dikatakan?

Namun jika sudah request tapi saldo kamu tidak bertambah, berarti kode redemption FF yang diminta sebelumnya telah diminta oleh orang lain dan kamu tidak berwenang untuk menggunakannya. Solusinya, jika kamu ingin mendapatkan diamond atau hadiah lainnya, kamu bisa membelinya terlebih dahulu.

Misalnya, jika Anda ingin meminta kode penukaran FF untuk mendapatkan berlian tetapi tidak berhasil, Anda dapat membeli berlian langsung dari pasar. Salah satunya adalah kamu bisa menggunakan Tokopedia, Bukalapak, atau pasar lainnya untuk membeli diamond.

Dengan jumlah diamond yang banyak, survival di game Free Fire tentunya akan jauh lebih seru. Untuk mengisi Free Fire melalui Marketplace, lakukan hal berikut:

  • Pertama, buka aplikasi marketplace di ponsel Anda. Misal mau isi ulang di Tokopedia, buka Tokopedia
  • Di aplikasi Tokopedia, pilih bagian Semua Kategori
  • Klik pada tab “Hiburan” dan klik pada voucher game
  • Pilih game Api Gratis
  • Masukkan ID pada kolom Player ID, lalu pilih jumlah diamond dengan mengklik Select Product dan harga akan ditampilkan secara otomatis
  • Kemudian klik Beli dan Anda akan menerima 6 kode untuk verifikasi melalui SMS
  • Masukkan kode verifikasi 6 digit dan klik Lanjutkan Nanti
  • Dan selesai, cukup mudah bukan?

Itulah beberapa cara mendapatkan kode penukaran FF yang perlu kamu ketahui dan pahami, serta alternatif penerimaan hadiah yang tidak menggunakan kode penukaran. Good luck dan good luck buat kalian yang punya redemption code dan mau claim.

Sedikit Kenangan dari Desa Rambong

DSC00210

senin, 12 Januari 2015, awal perjalanan kami menuju Pidie Jaya. sekitar pukul 11.00 kami berkumpul di kiantor Bupati Pidie Jaya untuk mengikuti acara penerimaan mahasiswa KKN Periode 8 tahun 2015.
hari itu kami belum begitu mengenal satu sama lain. jadi agak sedikit canggung ketika berbicara. setelah mengikuti acara penerimaan di kantor bupati, kami semua menuju rumah pak geuchik Rambong kemukiman Beuracan. ada yang tak disangka ketika kami sampai disana. suasana rumah bapak geuchik tampak ramai. ya… ternyata di Rambong sedang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. alhamdulillah… awal yang menyenangkan dapat makan nasi maulid.

Banyak hal yang kami lalui sama-sama selama KKN, mulai dari ngerjain program sampek jalan-jalan. rasa kekeluargaan sudah sangat terasa ketika sudah melewati minggu pertama disana.
selain itu ibu gechik yang sangat ramah selalu gk pernah lupa ngingati untuk makan. yang jagain kami kalau sakit, dan yang selalu support dalam segala kegiatan/ program yang kami jalankan. begitu pula bapak gechik, beliau membimbing kami selama berada disana.

tak lupa dengan warga yang sangat ramah dan anak-anak yang selalu ada setiap hari tepatnya mulai siang hari sampai sore hari. Mereka selalu menemani kami kemana pun kami pergi. Anak-anak dan warga di desa rambong antusias dengan berbagai program yang kami jalankan. jadi kami tidak terlalu sulit dalam menjalankan program.

DSC00505

Alhamdulillah.. sangat senang karena pernah menjadi keluarga besar Rambong. Terimakasih untuk Bapak gechik dan ibuk, terimakasih untuk warga Rambong, untuk anak-anak desa Rambong.. dan juga terimakasih untuk Bapel KKN yang sudah menempatkan kami untuk melaksanakan KKN didesa Rambong.

kelompok 6 periode 8 Tahun  2015 ^_^

 

lincah u groh

Hampir satu minggu kami berada di desa rambong. Hari itu setelah selesai mengajar les matematika pemuda gampong mengajak kami untuk mencicipi makanan yang disebut dengan lincah u groh. awalnya kami masi belum tau apa itu dan bagaimana rasanya. tapi setelah kami cicipi, waaa mintak nambah lagi.. hehehe.. pengalaman yang keren deh. karena kami melihat langsung proses pemetikan buah, proses pembuatan dan akhirnya proses mencicipi deh hehehe.. serulah pokoknya…

 

sosialisasi

selasa, 20 januari 2015

DSC00131      DSC00150  sosialisasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)

rabu, 21 januari 2015

DSC00228      DSC00208sosialisasi mengenai gempa bumi

DSC00256      DSC00255

kegiatan posyandu di meunasah baro, desa rambong

Sejarah Gampong Rambong

Gampong Rambong menurut cerita tetua / tokoh di Gampong tersebut bahwa nama Rambong berasal dari nama sebuah pohon, namun sebelum mengetahui secara menyeluruh sejarah Gampong Rambong ada baiknya jika kita mengenal terlebih dahulu sejarah dari kecamatan Meureudu dimana Gampong Rambong berada.

Kecamatan Meureudu yang kita ketahui sekarang merupakan sebuah negeri pada masa kesultanan Iskandar Muda. Negeri Meureudu pernah dicalonkan sebagai ibu kota Kerajaan Aceh. Namun konspirasi politik kerajaan menggagalkannya. Sampai kerajaan Aceh runtuh, Meureudu masih sebuah negeri bebas. Negeri Meureudu sudah terbentuk dan diakui sejak zaman Kerajaan Aceh. Ketika Sultan Iskandar Muda berkuasa (1607-1636) Meureudu semakin diistimewakan. Menjadi daerah bebas dari aturan kerajaan. Hanya satu kewajiban Meureudu saat itu, menyediakan persediaan logistik (beras) untuk kebutuhan kerajaan Aceh.

Dalam perjalanan tugas Iskandar Muda ke daerah Semenanjung Melayu (kini Malaysia) tahun 1613, singgah di Negeri Meureudu, menjumpai Tgk Muhammad Jalaluddin, yang terkenal dengan sebutan Tgk Ja Madainah. Dalam percaturan politik kerajaan Aceh negeri Meureudu juga memegang peranan penting.

Dalam pasal 12 Qanun Al-Asyi disebutkan, Apabila Uleebalang dalam negeri tidak menuruti hukum, maka sultan memanggil Teungku Chik Muda Pahlawan Negeri Meureudu, menyuruh pukul Uleebalang negeri itu atau diserang dan Uleebalang diberhentikan atau diusir, segala pohon tanamannya dan harta serta rumahnya dirampas.

Kutipan Undang-Undang Kerajaan Aceh itu, mensahihkan tentang keberadaan Negeri Meureudu sebagai daerah kepercayaan sultan untuk melaksanakan segala perintah dan titahnya dalam segala aspek kehidupan politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan Kerajaan Aceh Darussalam.

Malah karena kemampun tersebut, Meureudu pernah dicalonkan sebagai ibu kota kerajaan. Caranya, dengan menimbang air Krueng Meureudu dengan air Krueng Aceh. Hasilnya Air Krueng Meureudu lebih bagus. Namun konspirasi elit politik di Kerajaan Aceh mengganti air tersebut. Hasilnya ibu kota Kejaan Aceh tetap berada di daerah Banda Aceh sekarang (seputar aliran Krueng Aceh). Untuk mempersiapkan pemindahan ibu kota kerajaan tersebut, sebuah benteng pernah dididirkan sultan Iskandar Muda di Meureudu. Benteng itu sekarang ada di tepi sungai Krueng Meureudu.

Peranan Negeri Meureudu yang sangat strategis dalam percaturan politik Pemerintahan Kerajaan Aceh. Ketika Sultan Iskandar Muda hendak melakukan penyerangan (ekspansi) ke semenanjung Melayu (Malaysia-red). Ia mengangkat

Malem Dagang dari Negeri Meureudu sebagai Panglima Perang, serta Teungku Ja Pakeh-juga putra Meureudu-sebagai penasehat perang, mendampingi Panglima Malem Dagang.

Setelah Semenanjung Melayu, yakni Johor berhasil ditaklukkan oleh Pasukan Pimpinan Malem Dagang, Sultan Iskandar Muda semakin memberikan perhatian khusus terhadap Negeri Meureudu. Kala itu sultan paling tersohor dari Kerajaan Aceh itu mengangkat Teungku Chik di Negeri Meureudu, putra bungsu dari Meurah Ali Taher yang bernama Meurah Ali Husein, sebagai perpanjangan tangan Sultan di Meureudu.

Negeri Meureudu yang langsung berada di bawah Kesultanan Aceh dengan status nenggroe bibeueh (negeri bebas-red). Di mana penduduk negeri Meureudu dibebaskan dari segala beban dan kewajiban terhadap kerajaan. Negeri Meureudu hanya punya satu kewajiban istimewa terhadap Kerajaan Aceh, yakni menyediakan bahan makanan pokok (beras-red), karena Negeri Meureudu merupakan lubung beras utama kerajaan.

Keistimewaan Negeri Meureudu terus berlangsung sampai Sultan Iskandar Muda diganti oleh Sultan Iskandar Tsani. Pada tahun 1640, Iskandar Tsani mengangkat Teuku Chik Meureudu sebagai penguasa defenitif yang ditunjuk oleh kerajaan. Ia merupakan putra sulung dari Meurah Ali Husein, yang bermana Meurah Johan Mahmud, yang digelar Teuku Pahlawan Raja Negeri Meureudu.

Sejak Meurah Johan Mahmud hingga kedatangan kolonial Belanda, negeri Meureudu telah diperintah oleh sembilan Teuku Chik, dan selama penjajahan Belanda, Landscap Meureudu telah diperintah oleh tiga orang Teuku Chik (Zelfbeestuurders).

Kemudain pada zaman penjajahan Belanda, Negeri Meureudu diubah satus menjadi Kewedanan (Orderafdeeling) yang diperintah oleh seorang Controlleur. Selama zaman penjajahan Belanda, Kewedanan Meureudu telah diperintah oleh empat belas orang Controlleur, yang wilayah kekuasaannya meliputi dari Ulee Glee sampai ke Panteraja.

Setelah tentara pendudukan Jepang masuk ke daerah Aceh dan mengalahkan tentara Belanda, maka Jepang kemudian mengambil alih kekuasaan

yang ditinggalakan Belanda itu dan menjadi penguasa baru di Aceh. Di masa penjajahan Jepang, masyarakat Meureudu dipimpin oleh seorang Suntyo Meureudu Sun dan Seorang Guntyo Meureudu Gun.

Sesudah melewati zaman penjajahan, sejak tahun 1967, Meureudu berubah menjadi Pusat Kawedanan sekaligus pusat kecamatan. Selama Meureudu berstatus sebagai kawedanan, telah diperintah oleh tujuh orang Wedana. Pada tahun 1967, Kewedanan Meureudu dipecah menjadi empat kecamatan yaitu Ulee Glee, Ulim, Meureudu dan Trienggadeng Penteraja, yang masing-masing langsung berada dibawah kontrol Pemerintah Daerah Kabupaten Pidie. Kini daerah Kawedanan Meureudu menjelma menjadi Kabupaten Pidie Jaya, dengan Meureudu sebagai ibu kotanya.

Menurut tetua /tokoh di Gampong Rambong menceritakan bahwa nama Rambong berasal dari nama suatu pohon Rambong yang banyak ditemukan di Gampong Rambong pada zaman penjajahan Jepang dulu. Tanaman Rambong merupakan suatu jenis parasit yang menempel pada pohon-pohon besar. Rambong terlihat seperti akar gantung, namun sebenarnya bukan akar gantung, melainkan parasit yang menempel di pohon tersebut. Lama kelamaan pohon tersebut akan mengering dan akhirnya mati. Karena di Gampong Rambong terlalu banyak tanaman Rambong yang bahkan tidak diketahui manfaat dan khasiatnya bagi manusia, maka dinamakanlah gampong tersebut dengan nama Gampong Rambong.

Gampong Rambong memiliki luas wilayah 170 hektar, yang meliputi area pemukiman penduduk 110 hektar, persawahan 25 hektar, dan tanah kebun masyarakat seluas 35 hektar. Kondisi demografis gampong Rambong meliputi jumlah penduduk mencapai 250 KK (Kepala Keluarga). Dengan jumlah total penduduknya berjumlah 1197 orang. Dengan jumlah penduduk laki-laki sebanyak 521 orang dan perempuan sebanyak 686. Terdapat Fasilitas meunasah gampong (tempat beribadah) sebanyak 4 unit, meliputi Meunasah Baroh, Meunasah Rambong, Meunasah Krueng, Meunasah Kulu. Fasilitas lainnya meliputi gedung serba guna, rumah sakit pembantu atau polindes dan pos kamling, serta balai pengajian.

Penduduk Gampong Rambong pada umumnya bekerja pada bidang pertanian, perdagangan dan hanya sebagian kecil yang bekerja di luar bidang tersebut, seperti guru, perkantoran dan bidan. Hasil sumber daya alam yang terdapat di gampong Rambong banyak terdapat di bidang pertanian, yaitu padi dan lainnya di bidang perkebunan, yaitu kedelai, coklat, melinjo, pinang dan kelapa. Hasil dari keenam bidang inilah yang cukup berperan dalam sisi ekonomi masyarakat desa.